Putri Sri Sultan Hamengkubowono X Keritik Soal Batik di Film Indonesia yang Nampilin Sultan Agung

Walaupun batik dan kebudayaan Indonesia itu udah erat banget, tapi gak semua orang paham tentang batik, khususnya batik Jawa. Kalo kamu sih pasti taunya cuma make doang tapi gak tau makna dari motifnya.

Belom lama ini, putri dari Sri Sultan Hamengkubuwono X, yang bernama GKR Bendara, memprotes salah satu adegan di potongan film Indonesia yang nampilin Sultan Agung, dia ngeritik lewat postingan Instagramnya.

Film yang diduga adalah film ‘Sultan Agung’ garapan Hanung Bramantyo ini dinilai kurang riset karena tidak memperhatikan motif parang kain batik. Menurut GKR Bendara, seorang raja harusnya menggunakan kain batik dengan motif parang yang besar, kemudian Permaisuri menggunakan batik dengan motif parang yang lebih kecil. 

Selain itu batik motif parang hanya boleh dikenakan oleh raja dan keluarganya, sedangkan abdi dalam tidak boleh menggunakan motif tersebut. 


“Motif parang hanya boleh digunakan raja, permaisuri, dan keluarganya,” kata menantu Sri Sultan HB VIII BRAy Poeroeboyo, dikutip dari detik.com

Karena ada kejadian ini, kita semua jadi bertambah pengetahuan tentang batik ya. Semoga ini jadi pelajaran juga buat siapapun supaya lebih banyak riset sebelum membuat film. 

Film Indonesia yang lain

RELATED POST

RECENT POST

Lakuin 5 Hal ini Berlama-lama, Biar Cewek Kamu Keenakan


Penyakit yang Sering Diderita Anak Muda di Akhir Tahun


5 Alasan Kamu Harus Belanja Hari Ini Juga


Keseruan Jalan-jalan Men di Ideafest 2018