Meski Bisa Bikin Tewas, Tapi Ngelem Bukan Jenis Narkoba

Belum lama ini, diberitakan tiga orang tiga orang bocah di daerah Jakarta Utara tewas tersengat listrik menjelang malam pergantian tahun. Tiga anak laki-laki berinisial AAS (12), PT (8) dan SD (13) tewas dalam kondisi membusuk di lahan milik PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero C4, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Kapolsek Cilincing Komisaris Ali Zusron mengatakan diduga ketiga anak-anak di bawah umur itu tewas usai terkena sengatan listrik. Di sana ditemukan potongan kabel yang terkelupas di lokasi penemuan mayat.

Baru-baru ini mengutip dari Kumparan, ternyata berita tewasnya ketiga anak ini sebelum akhirnya tersengat listrik adalah gara-gara mabuk ‘ngelem’. Waduh, gara-gara ngelem bisa tersengat listrik trus mati. Wah, ngelem bahaya banget nih. 

Fenomena ngelem umum di kalangan anak-anak, terutama anak jalanan. Istilah ini berasal dari bagaimana memperoleh sensasi ‘mabuk’, yaitu dengan menghirup uap lem yang biasanya dimasukkan ke dalam kantong plastik atau dari kotak lem-nya langsung. 

baca ini

Efek dari ngelem itu selain memabukkan, dalam jangka pendek juga bisa menyebabkan denyut jantung yang meningkat, mual, halusinasi, sulit berbicara, serta sempoyongan. Dan jika halusinasi dalam tingkatan tinggi, ia bisa mengurangi kerja otak dan akibatnya adalah orang jadi tidak fokus beraktivitas. Jika orang berada dalam lingkungan membahayakan, seperti di jalan raya, atau seperti 3 anak kecil yang bermain dekat instalasi listrik, bukan tidak mungkin orang tersebut akan tewas.  

Meski demikian, Ngelem sendiri bukanlah aktivitas mengonsumsi narkoba karena zat yang terkandung di lem bukan jenis narkoba. Hal ini ditegaskan oleh Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur AKBP Aris Timang. Menurut Aris, meski ngelem dapat menimbulkan sensasi mabuk dan halusinasi, namun hingga saat ini ngelem tidak termasuk dalam kategori narkoba dan tidakan ngelem tidak termasuk dalam penyalahgunaan obat keras seperti yang sering digunakan untuk membuat teler. 

Zat yang terkandung dalam lem yang diisap mengandung senyawa kimia yang mudah menguap bernama inhalant. Inhalant sendiri umumnya ditemukan dalam berbagai produk rumah tangga seperti lem, aseton, bensin, dan cairan pelarut atau thinner cat. Nah, kalo ini narkoba, apa kabar nanti tukang sol sepatu dan konsumsi BBM kita? 

Tapi ya tetep kalo dilihat dari pengaruhnya, ngelem itu emang berbahaya bagi tubuh. Bagi netizen yang mempunyai putra dan putri harap dijaga anak-anaknya jangan sampai salah pergaulan. 

baca ini

RELATED POST