Bandung Larang Transportasi Online, Netizen Bikin Petisi

Kabar duka menyelimuti netizen, yang sebagian besar warga pemakai jasa transportasi online. Tanggal 10 Oktober kemarin, Dinas Perhubungan Jawa Barat melarang operasional transportasi online. Hal ini tertuang dalam kesepakatan bersama antara Dinas Perhubungan Jawa Barat dengan Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT) Jawa Barat.

Adanya kesepakatan kemudian membatalkan aksi demonstrasi angkutan umum besar-besaran yang rencananya akan dilakukan di area Bandung Raya oleh WAAT. 

Atas pelarangan ini, Walikota Bandung, Ridwan Kamil memberikan penjelasannya,

Atas larangan ini, netizen bereaksi. Sebuah petisi digalang mereka di change.org, ditujukan untuk Kang Ridwan kamil serta Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Presiden Joko Widodo, agar pelarangan pelarangan transportasi online itu dicabut.

Dalam petisi berjudul “Cabut Larangan Transportasi Online di Bandung” itu, netizen mengutarakan keputusan pemerintah itu bakal merugikan masyarakat.

Netizen melihat kebijakan tersebut merugikan masyarakat.

“Kebijakan itu justru merugikan masyarakat, yang sebagian haknya dirampas, hak kebebasan untuk memilih transportasi umum direnggut paksa, masyarakat dipaksa untuk memilih angkutan umum yang penuh ketidakpastian,” ujarnya dalam pengantar petisi, Selasa, 10 Oktober 2017.

Hingga hari ini, Kamis (1210) siang ini, petisi itu sudah ditandatangani oleh 44.524 netizen.

Sekadar informasi, kasus yang sama juga terjadi di Jawa Tengah. Namun Gubernur Jawa Tengah terlebih dahulu melakuan jejak pendapat lewat social medianya.

Seru ya melihat polemik soal transportasi online. Kaya gak ada ujungnya, bahkan sampe sekarang aja peraturan soal ini juga masih abu-abu. 

Eh tapi ngomong-ngomong soal transportasi online nih, 

Kebayang gak ini yang bakal kejadian kalo transportasi online ditiadakan 

tentang transportasi online

Lebih sering keluar rumah

Kalo dulu mau makan apa tinggal pesen, sekarang kamu jadi kudu sering ke luar rumah kalo mau makan. Males banget sih, pegel kalo kudu jalan kaki beli makan. Tapi ya, itung-itung olahraga lah sekalian ngeliat pemandangan sekeliling kamu. Siapa tau lagi jalan mau makan ketemu calon gebetan, daripada di Tinder. 

Lebih sering bersosialiasi 

Emang pegel sih kalo mau kemana-mana kudu naik angkot. Secara bareng-bareng, angkot sempit dengkul ketemu dengkul. Cuma dengan ini sih kamu bisa sering bersosialisasi dengan orang lain, siapa tau kamu bisa dapet proyekan.  

Kamu bisa berhemat

Waktu ada transportasi online, kamu sebentar-sebentar order, sebentar-sebentar pergi, jadinya boros karena banyak biaya yang dikeluarin untuk pesen makan dan antar jemput. Nah, kalo gak ada transportasi online kan enak, kamu bisa memperhitungkan kapan kamu harus pergi, makan. Hidup jadi lebih teratur.

Kamu lebih menghargai waktu

Dulu kalo waktu ada transportasi online, kamu sering dateng tepat ke kantor. Alasannya udah pasti transport onlinennya yang lama datengnya. Tapi salah sendiri, kenapa kamu bangunnya siang? Nah, dengan ditiadakannya transportasi online, kamu jadi menghargai waktu dengan rajin bangun lebih pagi. 

RELATED POST