3 Alasan Kenapa Orang Umbar Kegalauannya di Sosial Media

Menurut Antonny Liem selaku ketua penyelenggara Sosial Media Week 2015 (SMW) Indonesia menjadi salah satu negara yang hampir 93 persen masyarakatnya aktif mengakses sosial media, salah satunya seperti Facebook. Tapi kenyatannya nih, justru banyak orang yang salah menggunakan sosial media. Banyak orang yang justru menjadikan sosial media sebagai tempat berkeluh kesah. Mereka menyampaikan kegalauannya, kegelisahan hatinya, dan juga masalah lainnya. Kamu sendiri tau gak kenapa orang melakukan itu? Di bawah ini ada alasan kenapa orang lebih suka mengumbar kegalauannya di sosial media.

Baca Ini Juga

Alay

Hampir 70 persen pengguna sosial media di Indonesia isinya orang-orang yang alay. Apapun yang dirasakannya selalu diumbarnya di sosial media dengan harapan bisa dibaca sama semua orang. Padahal, itu kan aib ya? Biasanya orang-orang alay yang menggunakan sosial media cenderung enggan berbagi berita yang berguna. Mereka lebih memilih untuk mengupdate segala keluh kesah yang dirasakannya, baik urusan kantor, rumah tangga, kuliah, hingga masalah percintaan.

Caper

Selain alay, orang Indonesia kalau menggunakan sosial media juga mayoritasnya pada ingin cari perhatian. Kalau gak percaya liat aja deh guna dari sosial media bernama Path. Apa sih? Mau makan update lokasi beserta foto makanannya. Ini nih sosial media yang bikin envy. Orang yang menggunakan sosial media karena ingin cari perhatian biasanya suka melakukan beberapa hal seperti ngeluh, dan mau dikomentari serta diberikan like atau love atas apa yang dipostingnya di sosial media meski gak penting.

Jones Gak Punya Temen

Apa yang akan dilakukan oleh seorang Jomblo ngenes alias Jones kalau lagi galau tapi temen curhat gak ada? Sudah pasti jawabannya adalah sosial media. Kalau kamu menemukan isi timeline twitter atau wall facebook teman kamu yang isinya curhat terus. Bisa dipastikan itu karena ia gak punya teman curhat. Dan ia menganggap dengan meluapkannya di sosial media, beban tersebut bisa terangkat. Padahal, justru ada sebagian besar teman yang menganggapnya ini adalah tindakan yang sangat memalukan, karena minta dikasihani.

Menurut kamu, alasan apalagi sih yang membuat seseorang itu mengumbar kegalauannya di sosial media?