Terumbu Karang di Raja Ampat Kembali Dirusak, Kali ini oleh Kapal Pesiar Inggris

Setelah beberapa waktu lalu dunia pariwisata Indonesia dikejutkan dengan berita aksi perusakan terumbu karang di Raja Ampat, kali ini hal serupa terulang lagi. Enggak tanggung-tanggung, sih, bukan cuma dicoret-coret seperti sebelumnya. Kali ini sebuah kapal pesiar besar bernama Caledonian Sky yang berasal dari Inggris kandas dan menghancurkan terumbu karang seluas 1.600 meter persegi.

Kapal pesiar itu kandas di area penyelaman yang bernama Crossover Reef, yang merupakan salah satu kekayaan alam bawah air Raja Ampat yang terkenal paling kaya di seantero dunia. Peristiwa ini terjadi pada 4 Maret 2017 yang lalu, kabarnya kapal sepanjang 90 meter itu kandas setelah melakukan pengamatan burung-burung di Pulau Waigeo. Kapal ini berlayar selama 16 hari dari Papua Nugini menuju Filipina.

Pemerintah, sih, katanya akan membawa kasus ini ke ranah hukum, tidak bisa hanya mengharapkan denda kerusakan yang bernilai miliaran rupiah. Menurut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, mereka sudah mengetahui identitas kapal yang merusak terumbu karang tersebut, termasuk agen dan lain-lain, dan akan segera melakukan pengecekan ke lapangan. Dan, katanya ada kemungkinan kasus ini dipidanakan.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR Irine Yusiana Roba Putri malah menyalahkan aturan pemerintah yang dianggap tidak melarang masuknya kapal sebesar itu ke Raja Ampat. Kalau Raja Ampat ingin dijadikan wisata selam seharusnya kapal pesiar jelas tidak boleh masuk. 

Nah, kalau kamu sendiri gimana menanggapi kasus perusakan terumbu karang ini? Apa kamu ikut-ikutan marah di media sosial juga?

Sumber