Memakai Lagu Tanpa Ijin, The Rolling Stones dan Sejumlah Musisi Marah Kepada Donald Trump

Apa rasanya ketika band kamu punya lagu dipakai buat kampanye calon presiden berbulan-bulan tanpa meminta ijin dari bandnya. Marah? Ya pastinya. Ini juga yang dirasain sama The Rolling Stones, band legendaris asal Inggris. Baru-baru ini mereka marah banget sama calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump. Beliau dengan seenaknya menggunakan lagu-lagu milik The Rolling Stones dalam kampanyenya selama berbulan-bulan.

"The Rolling Stones tidak pernah memberikan izin kepada Trump untuk menggunakan lagu-lagu kami. Karena itu, kami meminta Trump menghentikan penggunaan lagu-lagu kami sesegera mungkin," tulis Rolling Stones dalam sebuah pernyataan pada Kamis (5/5).

Seperti yang dikutip dari Kompas, Sabtu (7/05), beberapa lagu the Stones yang dipakai buat kampanye Trump antara lain, "You Can't Always Get What You Want" dan "Start Me Up"

kalo yang MBDC nemu sih mungkin ini salah satu contohnya, ketika Donald Trump berkampanye di Indiana pada 3 Mei lalu. Lagu "Start Me Up" dari The Rolling Stones terdengar sebelum Trump memulai pidatonya.

Selain The Stones, sejumlah musisi lain seperti vokalis Steven Tyler dari Aerosmith dan  Michael Stipe, eks vokalis REM serta penyanyi Adele juga melayangkan protes yang sama. Mereka bilang kalo mereka sama sekali gak pernah ngasih ijin lagunya dipakai untuk kampanye apapun, termasuk Donald Trump.

Donald Trump, kamu ada-ada aja deh!