Deddy Corbuzier dan Gareth Evans Ribut di Instagram. Kayaknya Sih Cuma Baper, Ini Alasannya!

Kurang dari sepekan yang lalu Deddy Corbuzier merilis proyek film pendek terbarunya di YouTube, Triangle The Golden Side yang gak lain adalah bagian dari trilogi Triangle dan merupakan kelanjutan dari Triangle Red Side.

Sampai artikel ini ditulis Triangle The Golden Side udah ngumpulin lebih dari 850 ribu view di YouTube. Gareth Evans, sutradara yang sukses besar lewat film laga The Raid, gak ketinggalan nonton proyekannya Deddy tersebut (mungkin karena ada Chika Jessica yang bekerjasama dengannya di Merantau).

Abis itu, beginilah komentar Gareth terhadap The Golden Side.

rsz_gareth-evans-reaksi-insta

Deddy yang ngerasa diomongin di Instagram, ngerespon balik, juga di arena serupa.

deddy-reaksi-

Deddy gak suka dengan kritik Gareth yang dianggap kasar. Menurutnya, kata 'fuck', 'shit', dan 'stupid' seharusnya gak boleh digunakan ketika memberikan kritik kepada film karya anak bangsa Indonesia.

Kemudian terjadilah ini.

rsz_gareth-deddy-3

Gareth membalas lagi, doi gak suka ngelihat aktor laga yang sedang bekerjasama dengannya (menurut sumber MBDC, rumornya Volland Humonggio bakal main di proyek Gareth berikutnya) bekerja gratis dalam proyek yang bisa membahayakan dirinya dan kembali direspon dengan "gentleman" oleh Deddy. Sosok yang dulu awalnya dikenal sebagai pesulap dan mentalis ini gerah kenapa dirinya gak di-tag oleh Gareth dan gak nyebutin filmnya. Doi pun menantang Gareth untuk membuat film laga dengan bujet 0.

rsz_deddy-0-bujet-2

Dari perdebatan keduanya di atas, ada beberapa poin yang jadi sorotan MBDC:

1. YouTube

Sadar gak sadar, Gareth mungkin gak menyadari bahwasanya film pendek Deddy ini "cuma" tayang di YouTube, bukanlah film laga dengan bujet serius yang udah jadi santapan sutradara kelahiran Wales tersebut selama tahun-tahun terakhir. Triangle The Golden Side sama halnya dengan film-film pendek lain dengan skala YouTubers seperti Tokusatsu Webseries:

Jadi sebenarnya kurang tepat jika Gareth ngerasa Deddy "mencemari" proses produksi film laga. Tapi mungkin intro dari Deddy soal prosesnya yang berbujet nol itu yang bikin Gareth gerah (lihat gambar paling atas).

2. Kata-Kata Kasar dan Karya Anak Bangsa Indonesia

Deddy gak suka dengan Gareth yang terkesan memojokkannya dengan makian, apalagi jika ngasih kritikan kepada karya anak bangsa, di Indonesia pula. Untuk kata-kata kasar mungkin okelah kalo Gareth kelepasan, tapi bawa-bawa karya anak bangsa...hmmm. Emangnya karya anak Indonesia gak boleh dikritik ya? Apa karena makiannya yang gak boleh?

3. Kritik

Dengan lantang Deddy menyebut proyekannya sebagai kritik. Gareth juga dipersilahkan ngasih kritik, asal gak kasar. Tapi kok kita-kita gak bisa kasih komentar ya di halaman YouTube Triangle The Golden Side? Kritikannya ternyata gak boleh dikritik.

4. Jackie Chan

Deddy bawa-bawa Jackie Chan soal ancaman cedera pemain di filmnya. Katanya, itulah yang bikin Jackie Chan melegenda. Tapi itu Jackie Chan, men! Masa dibandinginnya sama doi. Lah kalo ada pemain Triangle yang cedera, yang bayar siapa dong? Kan indak ado bujet?

5. Tantangan 0 Bujet

Deddy nantangin Gareth, sanggup gak bikin film laga berbujet 0? MBDC pun mengernyitkan dahi dan teringat salah satu komentar anak Instagram di tengah perdebatan mereka. Mengutip pernyataan si doi-yang-MBDC-gak-usah-sebutin-namanya-dan-juga-udah-males-capture, itu sih ibarat nyuruh Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo main bola di Liga Indonesia. Bukan kelasnya, cuy.

Terlepas dari itu semua, sorotan Gareth soal keselamatan pemain dan bayaran adalah benar adanya, walau dengan skala YouTube pun. Okelah kawan, tapi mereka kan berpeluh keringat, beradegan laga, demi proyekmu, Deddy. Jadi ingat zaman kuliah pas berkarya cuma-cuma dan seringnya dihargai "harga temen". Masih lumayan dibayar, ini bener-bener gak ada bayaran. Eh lupa, proyek 0 bujet ya.

Jadi menurut MBDC sih mereka berdua ini (kalo kata anak sekarang) sama-sama baper (terbawa perasaan) aja. Baikan dulu gih. Debatnya bukan karena bagian dari promosi film tersebut kan?