5 Bahaya Terlalu Banyak Mengkonsumsi Kafein

Kebanyakan dari orang Indonesia itu suka minum kopi, kopi beneran yah bukan kopi darat. Bahkan minum kopi di pagi hari itu sudah seperti bagian dari rutinitas untuk sebagian orang gitu. Nah, seperti yang kamu ketahui kalo biji kopi itu salah satu kandungannya adalah kafein. Dan kafein ini jika dikonsumsi melebihi batas normal itu bisa menimbulkan serangkainan efek yang berbahaya lhoo. Apa aja sih efek dari kebanyakan mengkonsumsi kafein?? Yuk mari disimak sama-sama...

1. Keracunan

Dosis kafein dalam kadar normal itu antara 200 mg - 300 mg, dan dosis ini berbeda-beda bagi setiap orang. Kalau kamu mengkonsumsi kafein melebihi dosis normal tersebut, kamu bisa aja mengalami keracunan kafein. Dimana beberapa tanda-tanda keracunan kafein itu adalah gelisah, terlalu bersemangat, gemetar, detak jantung menjadi lebih cepat, frekuensi buang air kecil meningkat, dan beberapa lagi mengalami gangguan pencernaan. Tapi kalau gejala-gejala itu tadi kamu alami ketika didekati oleh lawan jenis sih kemungkinannya bukan karena kafein ya. Mungkin kamunya aja yang belum pernah pacaran. Makanya buruan cari pacar gih, supaya gak pipis melulu.

2. Gangguan Tidur

Karena kafein itu berfungsi sebagai stimultan pada sistem saraf pusat dan sistem metabolik, maka kemungkinan besar kalau kebanyakan mengkonsumsi kafein itu ya gak bisa tidur. Kondisi tidak bisa tidur ini, jika terjadi dalam jangka panjang, maka bisa menimbulkan gangguan tidur dan perubahan pola tidur. Ya kalau kamu masuk kantor itu cuma pengen tidur  ya terserah aja sih. Cuma kalo kamunya menyalahi kodrat kayak gitu, bos kamu bisa ngomel-ngomel sama kamu. Kalau udah gitu, palingan kamu cuma bisa ngata-ngatain bos kamu aja. Masih untung sih kalau gak sampai dipecat. Kalau kamu sampai dipecat, nanti pacar kamu makan apa??

3. Kecanduan

Terlalu banyak mengkonsumsi kafein itu juga dapat menimbulkan efek kecanduan. Terutama jika pengunaan kafein itu dihentikan secara langsung. Efek kecanduan ini dapat berbeda-beda pada tiap-tiap orang. Tergantung dari tingkatannya juga, mulai dari yang ringan sampai yang parah. Efek kecanduan ini antara lain sakit kepala, kebingungan, depresi, mual, dan bisa juga kelelahan. Tapi kalau kamu mualnya karena kamu positif, ya jangan salahin kafeinnya. Buruan minta dinikahin sama pacar kamu aja.

4. Ulcer dan GERD

Kafein yang berlebihan dapat menyebabkan lambung memproduksi asam tambahan sehingga bisa menimbulkan masalah pada saluran pencernaan. Lha terus ulcer itu apa?? Ulcer itu adalah luka pada lambung dan kerongkongan yang disebabkan karena kelebihan konsumsi kafein itu tadi. Nah, terus refluks asam yang naik ke kerongkongan yang keluar dari lambung itu bisa menyebabkan acid reflux disease, atau juga dikenal sebagai gastroesophageal reflux disease (GERD). Kalau orang awam sih sering bilangnya kalau kebanyakan minum kopi itu bisa bikin kena penyakit maag. Tapi karena kamu udah baca MBDC, jadi kamu bisa menjelaskan secara ilmiah gitu, kayak calon dokter. Siapa tau gebetan kamu jadi kleper-kleper, terus langsung minta dikawinin.

5. Penyakit Jantung

Menurut penelitian yang dilakukan oleh European Society of Cardiology (ESC), peminum kopi tingkat berat itu menunjukkan peningkatan tekanan darah yang kemudian dikaitkan dengan penyakit jantung dan peningkatan resiko serangan stroke. Resiko ini akan semakin besar jika subjek tersebut tidak menjaga pola makan dan tidak melaksanakan pola hidup yang sehat. Makanya, biar sehat itu jangan jomblo terus, cari pacar sana biar ada yang ngurusin hidup kamu.

Namun kafein itu tidak hanya kamu dapatkan dari biji kopi saja, tetapi bisa juga dari daun teh atau energy drink gitu. Sebenarnya gak apa-apa juga kalau kamu pengen minum kopi, teh, dan energy drink kalau kamunya pengen bergadang. Tapi ya seperlunya aja, gak usah berlebihan, karena apalah gunanya bergadang kalau tiada artinya. Mendingan kan kamu bobok dan kelonan sama guling.

Kalau kamu, biasanya sehari ngabisin berapa banyak guling, eh berapa banyak kafein?? Cerita gih di komen, daripada kamu meratapi kejombloan kamu.