5 Alasan Kenapa Kamu Harus Belajar Bahasa Inggris

Artikel dari kamu adalah sebuah rubrik yang diisi oleh artikel-artikel random kiriman kamu yang dipost di Page Khusus Dari Kamu. Artikel di sini gak terlalu banyak MBDC edit dan kurang lebih masih seperti versi aslinya. Kenapa? Supaya kesannya…artikel dari kamu banget! Semua artikel yang ada di rubrik ini adalah pandangan dan pendapat pribadi para penulis, bukan MBDC. Selamat menikmati!

Karena globalisasi, sekarang penggunaan bahasa Inggris makin marak di mana-mana. Kenapa sih sebenernya harus belajar bahasa Inggris yang bener? Nih alasannya:

Biar Kelihatan Intelek

Orang yang fasih berbahasa Inggris akan dianggap sebagai orang pinter (bukan dukun tapi ya). Ya simple aja sih, bahasa Inggris kan bukan bahasa sendiri, jadi dianggap sulit untuk bisa mempelajari dengan benar. Maka ketika seseorang ‘terlihat’ bisa berbahasa Inggris, banyak orang yang akan menganggap ‘wow’ banget . Asal ‘keliatan’ doang, mengesampingkan benar atau nggak bahasa Inggrisnya.

2 kata yang beda banget bro!

Asal jangan sampai salah gaul atau asal-asalan menggunakan bahasa Inggris loh ya, hanya demi keliatan pinter di mata orang padahal justru sebaliknya. Apalagi kalo kamu sampai mencoba-coba kampanye pake bahasa Inggris di pemilihan kepala desa, dengan nada berapi-api, padahal bahasa Inggris kamu gak jelas dan malah nonsense.

Biar Kelihatan Modern

No offense nih. Coba kamu pergi ke daerah-daerah yang agak jauh dari pusat kota, ke daerah-daerah macam pedesaan, di mana kebudayaan asli masyarakat di sana masih sangat kental dan jarang sekali dimasuki kebudayaan modern. Kamu akan sulit menemukan tulisan berbahasa Inggris. Makanya, bahasa Inggris dianggap modern karena akan ditemukan di daerah perkotaan, daerah yang menjadi tempat terserapnya berbagai kebudayaan modern secara cepat. Coba liat aja tulisan-tulisan di pusat perbelanjaan, atau di kafe-kafe gaul. Justru jarang banget nemu bahasa Indonesia. Istilah-istilah di internet, yang juga pun juga sebagian besar berbahasa Inggris. Bahkan masih banyak loh justru gak ngerti artinya ‘unduh’,’ laman’, atau ‘daring’. Makanya, banyak orang-orang yang  menggunakan bahasa Inggris, baik ngomong langsung, atau sekedar update status di sosmed, menggunakan bahasa Inggris, biar kesannya modern banget atau orang kota banget gitu.

Buat Nyindir Orang di Sosmed tapi Gak Ngena-ngena Banget

Ini nih, yang akan banyak kita temui pada kelakuan-kelakuan anak muda jaman sekarang. Menggunakan social media, mereka sering berusaha menunjukkan power mereka dengan berani menyindir orang yang mereka benci, atau sekedar orang yang ngetwit sesuatu yang gak mereka suka. Atau nyindir mantan. Atau nyindir pacar. Atau nyindir orang yang ngegatelin pacar. Tapi ada yang gak kepengen sindiran mereka gak terlalu ngena atau terlalu jleb ke target, jadi mereka pakai bahasa Inggris. Jadi kesannya sindiran halus gitu. Ini sebenernya yang agak sulit dimengerti. Kalo emang mau nyindir ya udah nyindir aja, ngapain tanggung-tanggung. Tujuan menyindir kan biar target kita kesindir beneran. Percuma kan kalo nyindirnya nanggung. Atau mention aja langsung orangnya sekalian, to the point, gak bertele-tele! Mungkin orang-orang seperti ini cuma pengen mengekspresikan perasaan tapi terhindar dari masalah kali ya.

Biar Ngerti Makna Lagu-lagu Bule

Kalo kamu suka dengerin lagu-lagu barat, yang pasti liriknya berbahasa Inggris, akan lebih baik kalo kamu gak hanya bisa dengerin aja. Atau joget-joget aja karena lagunya terdengar ngebeat, atau galau karena iramanya terdengar mellow. Lebih baik kita dengerin bener-bener liriknya, kemudian kita resapi maknanya. Jangan sampai terkecoh antara irama dan makna lagu, contohnya kayak kebanyakan lagu-lagunya Maroon 5, yang sebenernya lagu galau, cuma dikemas dalam aransemen yang ngebeat.

Biar Intelek Beneran

Nah, inilah pentingnya bisa bahasa Inggris. Semua udah tahu kan kalo bahasa Inggris itu bahasa internasional, makanya sering jadi syaratnya macem-macem. Syarat daftar beasiswa, syarat ikutan pertukaran pelajar, syarat ujian skripsi, syarat daftar kuliah pascasarjana, bahkan syarat buat ngelamar kerja. Dan kalo kita mau memperdalam intelektualitas kita dengan memperluas wawasan, kita perlu menggali dari banyak referensi yang tentunya gak terbatas pada literatur Indonesia, tapi juga literatur asing. Coba kalo kita ngeliat bukunya dosen-dosen, pasti banyak banget tuh buku-buku bule. Karena kalo mau dapet banyak bahan untuk belajar dan mengajar, gak cukup mengandalkan literatur dalam negeri. Apalagi kalo mau bikin jurnal, skripsi, tesis, disertasi dan karya-karya ilmiah lainnya.

Inti dari semuanya sih, biar gak malu-maluin. Jangan sampai cuma gara-gara pengen keliatan kece, jadi malu-maluin diri sendiri gara-gara sok-sok an pake bahasa Inggris, padahal salah. Silakan share alasan-alasan yang lain menurut kamu ya.