3 Tips Menang Pemilu Presiden 2014

Walaupun pemilu presiden masih bulan September, tapi heboh-hebohnya udah mulai kerasa dan makin semarak. Oleh karena itu MBDC punya tips nih untuk bapak-ibu calon Presiden yang bisa digunakan untuk memenangkan pemilu Presiden tahun 2014.

Kamu kan tau sendiri, semua orang tuh baca MBDC, maka tidak menutup kemungkinan bahwa calon-calon Presiden yang mau maju untuk pemilu Presiden 2014 (atau tim sukses mereka) juga baca MBDC. Nyok langsung aje!

1. Fokus ke BOP

Apa itu BOP? BOP adalah akronim alias singkatan dari Bottom of Pyramid. Kamu tau kan piramida? Nah piramida standard itu kan volume terbesar ada di bagian bawah, mengartikan bahwa bagian bawah dari piramida (baik sosial maupun ekonomi) itu menampung paling banyak rakyat. Banyak rakyat artinya banyak suara/votes. Dengan memfokuskan kampanye terhadap BOP, maka niscaya prosentase kemenangan akan semakin besar.

Nah gimana caranya bikin kampanye yang dapat mencuri hati BOP? Gampang, sebagian besar udah dilakuin kok. Mulai dari ngajak artis-artis terkenal untuk jadi anggota partai, sampai nongol di acara-acara TV yang notabene ditonton oleh golongan BOP.

Kalau mau lebih efektif lagi, janji-janji yang dibuat selama kampanye usahakan menjurus ke harga bahan bakar, baik gas maupun BBM. Dua komponen vital bagi kelangsungan sebuah negara ini selalu sukses jadi bahan omongan rakyat. Kalau bapak/ibu bisa janjiin LPG dan BBM murah, pasti beken deh. Eh sebenernya LPG dan BBM itu udah disubsidi gila-gilaan lho. Jadi kalau mau dibikin lebih murah lagi, ya subsidinya musti lebih gila lagi.

2. Cari USP Partai

Apa itu USP? USP adalah Unique Selling Point alias hal-hal yang membedakan barang A dengan barang B. Begitu juga dengan partai politik. Rakyat butuh alasan untuk memilih sebuah partai, maka carilah USP partai Bapak/Ibu.

MBDC rasa, kalau ketua-ketua parpol dibarisin, terus ditanya: “Bos, bedanya partai lo sama partai sebelah lo apaan?”, kayaknya mereka bakal ngeles ditempat tanpa bisa memberikan jawaban yang mantep.

Partai politik itu seharusnya mengakomodasi afiliasi politik masyarakat. Kalau cuma beda warna sama beda lambang partai mah sama aja. Pantes banyak yang golput.

USP partai ini ditargetkan untuk kelas-kelas selain BOP, karena pada dasarnya BOP gak sempet mikirin ginian. Kasihan, hidup BOP keras, asal bisa makan aja udah seneng.

3. Bikin Persona Yang Tepat

Apa itu persona? Persona itu semacam pencitraan gitu deh kalau bahasa sekarangnya. Sejak kepilihnya Jokowi jadi gubernur DKI kemarin, kayaknya tokoh protagonis lagi naik daun nih Pak/Bu. Bisa dicoba tuh kampanye sambil cengar-cengir ala Jokowi.

Alasannya sih jelas, rakyat jiper sama capres ber-background militer. Lihat SBY, menang dua periode tanpa menyinggung background militernya sama sekali. Kayaknya sih sekarang rakyat sukanya sama tokoh-tokoh yang low profile gitu, yang eksistensinya sebagai wakil rakyat bener-bener mencerminkan dan mewakili keadaan rakyat.

Nah gitu Pak/Ibu. Nanti kalau udah menang pemilu, MBDC ditraktir rumah dan mobil ya!