7 Cara Meredam Desahan Saat ML

Banyak hal yang secara gak sadar kamu lakukan ketika kamu lagi terlalu senang, salah satunya adalah mendesah saat ML. Itu emang proses alamiah banget sih, dan kadang sulit buat dihindari. Nah, yang biasanya suka mendesah pas ML ini sih cewek ya, jarang banget cowok mendesah pas ML. Tapi konon cewek bisa terstimuli loh kalau denger cowok mendesah.

Desahan-desahan ini lah yang kemudian bisa menimbulkan keributan yang bisa mengganggu lingkungan sekitar. Apa lagi kalau ternyata kamar kamu sebelahan sama kamar Papa/Mama, adek, kakak, atau asisten rumah tangga kamu. Bisa-bisa setiap pagi disindir mulu. Oiya, buat yang ngekos juga harus hati-hati, jangan sampe desahan kamu terdengar sampe kamar sebelah. Nanti kalau dia iri kan gak enak.

Intinya sih mendesah itu gak bisa dihindari, tapi tentunya bisa dibikin sedemikian rupa biar gak gitu kedengeran. Berikut ini cara meredam desahan saat ML.

1. Puter Musik 

Selain berguna untuk meluapkan perasaan, bahan inspirasi, dan melatih otak bayi dalam kandungan, musik konon bisa juga merangsang permainan kamu dan pasangan saat ML. Tapi yang paling penting adalah musik bisa menjadi senjata utama meredam desahan saat kamu ML. Jadi sebelum kamu mulai ML, pastikan dulu di kamar ada tape, radio, atau mp3 player. Kalau bisa sih yang kamu puter itu lagu favorit kamu dan pasangan ya, karena kalau lagunya ternyata kamu dan pasangan gak suka, bisa bikin acara ML kamu berantakan."Aduh ini kenapa Firman Sugiharto yang kamu puter? Burung aku jadi menciut deh. Kita terusin besok aja yah MLnya."

Kalau bisa sih lagunya jangan yang terlalu berisik, trus taro volume di posisi sedang. Oiya satu lagi, jangan muter lagu yang sama setiap kali kamu ML. Karena lambat laun orang-orang di sekitar kamu bakal tau kalau itu adalah kode bahwa kamu sedang ML.

2. Nyalahin TV

Sama seperti muter musik, nyalahin tv juga menjadi salah satu trik buat meredam suara desahan ML. Yang harus kamu ingat, saat kamu nyalahin tv adalah kamu harus memasang channel yang tepat. Singkat kata, jangan sampe siaran tv tersebut malah bikin kamu mengalihkan pandangan kamu dari kekasih kamu. Tonton aja acara gak penting.

Kalau mau sedikit effort, kamu  bisa juga nyalahin dvd. Tapi inget, jangan dvd yang ternyata itu film favorit kamu atau pasangan kamu. Alih-alih mau ML malah nonton film nanti jadinya. Trus ternyata filmnya 2 jam. Udah gitu filmnya sedih, dan bikin pasangan kamu nangis gak karuan. Karena nangis, dia pun jadi ngantuk dan kemudian tidur. Trus kamu ngapain dong? Masa mau pake tangan lagi?

Film bokep juga sangat tidak disarankan untuk diputar kalau mau meredam desahan pas ML. Bukan meredam malah terdengar seolah-olah kamu lagi bermain rame-rame.

3. Ciuman

Kalau ternyata di dalam kamar gak ada radio, mp3 player, dan tv, maka yang harus kamu lakukan untuk meredam desahan kekasih kamu adalah dengan melumat bibirnya dengan bibir kamu. Cara ini selain menambah rangsangan juga bisa jadi senjata sukses memperkecil intensitas desahan. Emang sih ada beberapa orang yang gak terlalu suka ciuman lama-lama saat ML. Nah, kalau ternyata pasangan kamu tipe yang seperti ini, maka cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah...

4. Kasih Jari Kamu

Atau bagian tubuh kamu yang lain seperti leher, bahu, atau lengan. Jadi saat pasangan kamu sudah menunjukan tanda-tanda keasyikan maka kamu sodorkan jari kamu ke dalam mulut pasangan kamu, biarkan dia mengemut jari kamu. Dengan begini pasangan desahannya terdistraksi, ya ibaratnya kalau bayi lagi nangis kan tinggal dijejelin empeng langsung diem.

Trus, kalau ternyata jari kurang menarik minat pasangan kamu, maka yang harus kamu lakukan adalah mendekapnya dengan erat. Dalam posisi ini biasanya secara natural pasangan kamu bakal menggigit leher atau bahu kamu. Sebagai cowok sejati harusnya sih kamu gak kesakitan dong ah. Karena hal yang paling menyakitkan di dunia ini adalah kalau ditusuk dari belakang.

5. Tutup Dengan Bantal

Ini bisa jadi solusi juga nih. Tapi ingat yang harus tutup itu cuma mulutnya aja kan yang ngeluarin desahan itu mulut. Jangan kamu tutup juga hidunganya, nanti pasangan kamu nafasnya gimana? Trus jangan tutup juga seluruh mukanya. Kecuali kamu gak suka muka pasangan kamu sih.

Oiya, kalau disekitar kamu gak ada bantal, kamu bisa menggantinya dengan menutup mulut pasangan kamu pake tangan.

6. Bikin Ruangan Kedap Suara

Mau mendesah dengan sangat leluasa tanpa takut lingkungan sekitar terganggu? Cara paling gampangnya adalah bikin kamar yang kedap suara. Caranya adalah dengan melapisi dinding kamu dengan kayu atau karpet. Kalau kamu mau lebih murah dan irit bisa juga kamu gunain tempat telor. Konon material ini bisa meredam suara baik itu dari dalam ke luar atau sebaliknya.

Contoh bikin ruangan yang kedap suara dengan tempat telurContoh bikin ruangan yang kedap suara dengan tempat telur

Dengan begini acara ML kamu pun akan semakin asyik lagi mengasyikan. Nah, kalau kamu kamar kamu udah dikasih peredam, jangan lupa juga kamu siapin perlengkapan musiknya.

STUDIOKalau kamar kamu kayak gini, mau jejeritan kayak apapun pasti gak kedengeran

7. Menyamarkan Suara Desahan

Kalau cara sebelumnya terasa sulit buat kamu lakukan, harusnya sih cara terakhir ini gampang banget kamu lakuin. Yap, menyamarkan suara desahan. Caranya bisa menambahkan kalimat disetiap desahan. Misalnya,"Aaaaah, enak banget nih makanannya," atau "Aaaaah, susah banget nih flappy bird," atau,"Aaaaah, papa genit suka godain mama," (sambil bernyanyi)

Selain itu kamu juga bisa menggantinya dengan suara lolongan anjing atau teriakan goaaaaaaaaaaaal. Gimana, gampang kan? Atau kalau kamu dan pasangan ternyata bisa menirukan suara lain juga boleh.

Sekarang udah jelas kan. Harusnya abis ini sih gak bakal ada lagi tuh teguran dari orang-orang sekitar soal desahan. Yang jelas sih mau mendesah atau nggak, amat sangat disarankan bermain pake pelindung. Selamat mendesah!