5 Fungsi Tai

Tai atau yang bahasa halusnya kita sebut tinja, selalu mengisi kehidupan kita sehari-hari. Ada yang keras, proposional, lembek sampai yang encer. Setiap orang pasti punya tai. Kasiannya tai itu sering disia-siain dan kena PHP. Setalah ditunggu-tunggu untuk keluar, langsung dicampakan begitu saja. Padahal sebenernya tai punya banyak fungsi loh. Nyesel kan selama ini kamu buang tai kamu? Sebelum kamu semakin terjebak dalam penyesalan yang mendalam, MBDC mau kasih tau kamu nih fungsi-fungsi tai!

1. Dimakan

Tai bisa loh dimakan. Tapi gak dianjurkan aja, karena gak ada positifnya. Di dalam tai terdapat banyak bakteri berbahaya juga cacing parasite beserta anak-anaknya. Tai biasanya dimakan oleh pasien penderita kejiwaan seperti demensia, skizofrenia dan depresi yang parah. Melakukannya juga karena udah sakit jiwa. Siapa juga sih yang mau makan tai?

2. Menghukum Orang

Pada masa Tudor, ada pekerjaan yang namanya “gong scourer” atau pengeduk tai. Tugasnya mirip tukang sedot WC gitu, tapi versi jaman dulu, dimana belum ada septic tank. Jadi si “gong scourer” ini terjun ke penampungan tai, terus ngambil tainya pake ember gitu, setelah dikumpulin, tai-tai tersebut  dibawa untuk dibuang. Kalo sampe salah buang, si “gong scourer” ini bakal direndem pake tai sampe sebatas leher. Pasti bau banget deh!

3. Mendiagnosa

Tai seseorang bisa dipakai untuk mendiagnosa penyakitnya juga. Namanya “Skala Tinja Bristol” karena diteliti dan dikembangkan oleh Universitas Bristol. Dimana ada 7 formasi tai yang bisa dipakai untuk mendiagnosa penyakit seseorang dilihat dari bentuknya. Jadi, hanya dengan melihat bentuk formasi tainya, kamu bisa tau penyakitnya! Bukan cuma penyakit aja, skala ini juga bisa tau kebiasaan kamu. Semacam menebak kepribadian orang dilihat dari tainya gitu deh. Seru banget kan?!

4. Dimuseumin

Pada tahun 1972 ada seorang arkeolog di York yang menemukan tai yang gede banget. Setelah ditelusuri, ternyata itu adalah tai viking yang umurnya sekitar 1.200 tahun. Terus akhirnya dimuseumin gitu. Sangking berharganya, tai ini diasuransiin sekitar 20.000 pound atau 340 juta. Siapa tau artikel ini bisa jadi ide kamu buat minta tai nenek kamu, terus kamu simpan secara turun menurun, dan akhirnya pada keturunan yang kesekian, tai nenek kamu bisa dimuseumin,

5. Dijual

Siapa sangka tai bisa dijual?! Dengan harga mahal pula! Buktinya nyatanya adalah Piero Manzoni, seorang seniman dari Italia. Pada tahun 1960, Ia menghasilkan 90 buah kaleng “Kotoran Seniman” yang masing-masing berisi 30 gram tai miliknya. Hebatnya lagi, 1 kaleng tainya dibeli seharga 22.300 pound, atau sekitar 380 juta jika dirupiahkan. Kayaknya jualan tai bisa jadi bisnis baru nih.

Gimana?! Banyak banget kan fungsinya? Bikin MBDC jadi kebelet deh. Kamu kebelet juga gak? Kebelet juga dong. Kebelet ngomen ahak ahak ahak.