3 Alasan Kenapa Muncul Istilah Ayam Kampus

Artikel dari kamu adalah sebuah rubrik yang diisi oleh artikel-artikel random kiriman kamu yang dipost di Komunitas Malesbanget. Artikel di sini gak terlalu banyak MBDC edit dan kurang lebih masih seperti versi aslinya. Kenapa? Supaya kesannya…artikel dari kamu banget! Semua artikel yang ada di rubrik ini adalah pandangan dan pendapat pribadi para penulis, bukan MBDC. Selamat menikmati!

Mungkin kamu sering denger istilah ayam kampus, yaitu mahasiswi-mahasiswi yang terjun ke dunia prostitusi. Tapi pertanyaan besarnya, kenapa ya disebutnya 'ayam kampus'? Kenapa gak...Apa gitu, lele kampus. Atau pecel kampus. Atau soto betawi. Hmm, soto betawi enak ya. Eh tapi kenapa ya disebutnya ayam kampus? Itu mungkin karena tiga alasan berikut ini:

1. Sama-sama suka mengorek-ngorek

Kalau ayam betulan suka mengorek-ngorek tanah buat mendapatkan cacing. Maka, kalau ayam kampus suka mengorek-ngorek kantong 'pelanggan'nya buat mendapatkan uang. Syukur-syukur, bisa dapat berlian.

2. Bodi yang menggiurkan

Baik ayam betulan maupun ayam kampus, keduanya sama-sama memiliki bodi yang cukup menggiurkan buat disantap. Kalau ayam betulan, menggiurkan buat dikuliti lalu digoreng, dibakar, atau cara-cara memasak lainnya. Sementara ayam kampus itu punya bodi yang menggiurkan buat 'disantap'. Iya, 'disantap' di atas ranjang.

3. Sama-sama mengandalkan paha dan dada.

Ayam betulan itu bagian terenaknya memang di dada dan paha. Kalau ayam kampus, bagian yang dilihat 'pelanggan', yah biasanya dada dan paha. Tampang sih jarang dilihat.

Ya gitu deh. Ada yang tau alasan lainnya? Boleh juga dikasih tau.

Artikel kiriman dari