Seri Game of Thrones: Robert's Rebellion

Kembali lagi di Seri Game of Thrones. Kalo kamu udah baca seri pertama MBDC tentang Great Houses di Game of Thrones, atau kamu udah nonton series/baca buku-bukunya, kan disebut-sebut kalo Robert Baratheon itu jadi naik tahta jadi raja dengan membelot dari raja sebelomnya. Nah di series/buku ada tuh ceritanya gimana dan kenapa dia membelot, tapi sepotong-potong dan mencar-mencar gitu serpihan ceritanya.

Nah kali ini, MBDC mau ngerangkumin cerita tentang pembelotan dan perang tersebut. Dan buat kamu yang baru awal-awal nonton/baca, tenang aja. Artikel ini spoiler-free kok. Yang diceritain disini semuanya terjadi sebelom kejadian-kejadian di series/bukunya.

Awal Konflik

Perang berawal gara-gara pada suatu hari di turnamen kerajaan, Prince Rhaegar Targaryen, putra mahkota yang sudah beristri dan beranak dua, kawin lari/menculik Lyanna Stark, adeknya Ned Stark yang udah dijodohin sama Robert Baratheon. Kenapa ini terjadi sebenernya juga gak jelas, dan apakah mereka sebenernya emang suka sama suka dan kawin lari atau penculikan juga gak jelas.

Nah terus, abangnya Lyanna dan Ned, Brandon gak terima adeknya ngilang. Datanglah dia ke istana untuk bikin perhitungan sama sang putra mahkota. Tapi yang ada dia malah di tangkep, dan bapaknya disuruh dateng juga ke istana. Tapi mereka berdua malah dibunuh sama King Aerys, dan gak cukup sampai disitu, King Aerys masih minta Ned dan Robert untuk ditangkep juga.

Jon Arryn yang waktu itu seperti bapak jadi Ned dan Robert, gak terima. Dia malah memanggil pasukannya, dan juga menyuruh Ned dan Robert pulang ke kampung masing-masing untuk mengumpulkan pasukan mereka. Perang pun dimulai.

Battle of Summerhall

Ini adalah pertempuran pertama dari perang yang disebut Robert's Rebellion. Jadi ceritanya ada 3 pasukan yang masih loyal sama King Aerys dan berencana untuk menyerang Storm's End, kastil milik Robert Baratheon. Mereka dateng dari 3 tempat yang berbeda, dan rencananya mau ngumpul dulu di Summerhall, baru nyerang Storm's End bareng-bareng.

Tapi Robert denger rencana ini, dan dia pun ngendok di Summerhall, dan setiap pasukan yang dateng langsung dibabat sama  Robert dan pasukannya, sebelom pasukan musuh bisa bergabung. Akhir dari pertempuran ini, 2 pasukan musuh yang tersisa malah pindah kubu mendukung Robert.

Setelah itu, Robert pun mulai maju untuk menyerang istana King Aerys, dan meninggalkan Storm's End kepada adeknya, Stannis Baratheon.

Battle of Ashfor

Battle of Ashford adalah pertempuran yang dibangga-banggain sama Mace Tyrell, walaupun sebenernya dia gak ngapa-ngapain amat.

Jadi setelah menang di Summerhall, Robert berencana untuk menyerang istana King Aerys lewat The Reach, daerah kekuasaan Tyrell yang masih setia sama King Aerys. Tapi waktu baru masuk wilayah Ashford, pasukannya Robert udah dihalau sama pasukan infantri Tyrell yang paling depan, dipimpin oleh Randyll Tarly. Ngeliat keadaannya gak kece, Robert pun mundur, mencari jalan lain untuk ke istana, dan gimana caranya biar bisa ketemu sama pasukannya Ned Stark.

Baru setelah Robert mundur, baru Mace Tyrell dan sebagian besar pasukannya dateng. Ngeliat Robert udah mundur, Mace Tyrell pun membawa pasukannya untuk menyerang Storm's End yang dijaga sama Stannis.

Battle of the Bells

Waktu jalan menuju utara untuk ketemu Ned Stark, Robert sempet terluka dan dikejar-kejar sama pasukan yang loyal sama King Aerys. Lalu Robert dan pasukannya pun bersembunyi di kota kecil bernama Stoney Sept.

Pasukannya King Aerys pun mengejar Robert kesana, dan mereka main petak umpet gitu sampe Ned Stark, yang membawa pasukan The North, dan ditemani oleh Jon Arryn dan Hoster Tully beserta segenap pasukan Vale dan Riverlands dateng menyerang pasukan raja. Ketika pasukan raja sibuk meladeni Ned Stark dkk, Robert dan pasukannya keluar dari persembunyian dan menyerang balik. Pasukan raja pun kewalahan dan mundur.

Pertempuran ini disebut Battle of the Bells karena waktu pertempuran berlangsung, lonceng di kota ini dibunyiin, biar warga kota gak keluar rumah, berlindung aja di dalem.

Battle of the Trident

Setelah Battle of the Bells, King Aerys sadar kalo Robert bukan pembelot sembarangan, dan bener-bener bisa mengancam kekuasannnya. Maka dia mengirim sisa pasukan kerajaan yang dipimpin sendiri oleh sang putra mahkota, Prince Rhaegar untuk menyerang Robert dan pasukannya.

Kedua pasukan pun bertemu di the Trident, sebuah sungai gede di Riverlands. Pasukan kerajaan katanya lebih banyak, tapi pasukan Robert lebih berambisi dan berpengalaman. Pertempuran pun berlangsung dengan sengit, sampai akhirnya Robert dan Rhaegar bertarung satu lawan satu. Robert pun membunuh Rhaegar di pertempuran ini, dengan menghantamkan warhammer-nya keras-keras, sampe baju besi milih Rhaegar sampe jebol. Melihat pempimpinnya udah lewat, pasukan kerajaan pun kocar kacir.

Sack of King's Landing

Tywin Lannister sebelom adanya pembelotan ini adalah Hand of the King-nya Aerys, tapi karena slek, dia pun resign dan pulang ke Casterly Rock. Nah selama perang, Tywin adem ayem aja di kampungnya, netral, gak bantuin siapa-siapa.

Setelah kemenangan di the Trident, pasukan pembelot pun meluncur ke istana King Aerys, King's Landing, dipimpin oleh Ned Stark karena Robert juga cidera berat abis ngelawan Prince Rhaegar. Tapi ternyata, Tywin Lannister juga meluncur ke King's Landing, dan nyampe duluan. Sesampainya disana, dia minta dibukain gerbang, dan bilang kalo dia masih loyal sama King Aerys.

Tapi boong.

Setelah gerbang dibuka, Tywin dan pasukannya malah menyerang King's Landing dan seisinya. King Aerys sendiri pun mati di tangan Jamie Lannister, putra pertama Tywin, yang merupakan seorang Kingsguard (bodyguard-nya raja). Sisa-sisa keluarga kerajaan pun dibunuh semua, termasuk istri Prince Rhaegar dan anak-anaknya. Yang selamat adalah istri King Aerys yang lagi hamil dan anak ke-2nya, Prince Viserys.

Siege on Storm's End

Setelah urusan di King's Landing selesai, Robert pun diangkat jadi Raja, soalnya dia masih ada bau-bau Targaryen dikit dari neneknya. Robert dan Ned sempet slek, karena Ned gak setuju dengan cara Tywin yang ngebunuh semua orang sampe anak-anak juga. Ngambek, Ned pun pergi ke Storm's End yang masih bertahan dari serangan Mace Tyrell dan kroco-kroconya.

Sesampainya di Storm's End, Mace Tyrell langsung menyerah dan menyatakan kalo dia tunduk sama King Robert.

Tower of Joy

Akhirnya setelah perang selesai, ketauan keberadaan Lyanna Stark dimana. Ternyata dia selama ini disembunyiin di Tower of Joy oleh mendiang Prince Rhaegar. Ned pun berangkat kesana, bersama 6 orang kepercayaannya. Sesampainya disana, ternyata mereka disambut oleh 3 Kingsguard yang paling ditakuti di Seven Kingdoms, dan mereka sudah bersumpah untuk menjaga Lyanna.

Ned Stark dan teman-temannya pun bertarung melawan 3 orang yang dianggap pembunuh paling hebat ini, dan akhirnya yang selamat cuma Ned dan 1 orang temannya. Dan tragisnya, Lyanna Stark pun gak selamat dari situ, dan kematiannya sampai saat ini masih misterius. Sama-sama berkabung akibat kematian Lyanna, Ned dan Robert pun akhirnya temenan lagi deh.

Nah abis deh ceritanya. Seru kan Game of Thrones, sana nonto series/baca bukunya!