Awas Jangan Donorkan Darahmu!

Artikel dari kamu adalah sebuah rubrik yang diisi oleh artikel-artikel random kiriman kamu yang dipost di Komunitas Malesbanget. Artikel di sini gak terlalu banyak MBDC edit dan kurang lebih masih seperti versi aslinya. Kenapa? Supaya kesannya…artikel dari kamu banget! Semua artikel yang ada di rubrik ini adalah pandangan dan pendapat pribadi para penulis, bukan MBDC. Selamat menikmati!

Awas jangan donorkan darah kamu! Beneran ini serius dan kamu gak perlu periksa ke dokter mata, karena kamu gak salah baca!

Lho,lho,lho biasanya kita malah disuruh donor, ini kok malah dilarang sih? Iya emang bener, nih mitta kasih tau kenapa kamu jangan donorin darah kamu. Yuk capcus!

1. Donor Darah Bikin Nagih

Sehabis kita donor darah sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang.Hasilnya, kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah dan menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru. Nah ini yang bikin tubuh kita jadi seger dan enak setelah donor,dan jadi pengen donor lagi dan lagi...Ish mitta tau kamu semua sukanya yang enak enak kan?

2. Bikin Jantung Jadi Sehat

Tingginya kadar zat besi dalam darah akan bikin kamu jadi lebih rentan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan memperbesar peluang kena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.jadi jantung kamu lebih kuat kalo mesti dag dig dug depan gebetan kamu. Aseek.

3. Bikin Jadi Langsing

Menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650. Itu adalah jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang kita ramping. Yah dikit sih, tapi lumayanlah.

Tuh jadi langsing kek mereka.

4. Mendeteksi Penyakit Serius

Setiap kali kita  mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria,untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah “rambu peringatan” yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.Jadi kalo kita punya penyakit serius pihak PMI bakal segera ngasih tau kamu dan kamu bisa cepet diobati. Nah buat yang pengen tes HIV tapi malu,ya donor darah ini jadi cara yang paling gampang dan gak bikin malu.

5. Bikin Kamu Jadi Superhero

Yes! Kerjaan superhero kan nolongin orang tuh, nah kalo kamu donorin darah, kamu berarti juga nolongin orang lain dong. Wuiiih hebat kan jadi superhero juga.

Nah, itu lima alasan kenapa kamu jangan donorin darah kamu. Tapi mitta, itu semua kan manfaatnya bagus bagus? EMANG IYA! Lah udah tau gitu ngapain belum pada donor? Buruan gih ke PMI sekarang, jangan maunya cuma donor cendol doang. Sekali-sekali berguna buat orang lain kek. Okeh. Yuk capcus. Piss.

Artikel kiriman dari: Mitta mitti