Seri Pengetahuan Umum: Perbedaan Arti Kata dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu

Oke, balik lagi di seri pengetahuan umum. Kali ini, MBDC bakalan ngajak kamu buat belajar bahasa negeri tetangga kita, Malaysia. Banyak orang Indonesia (maupun Malaysia) yang beranggapan bahwa bahasa kita mirip. Memang mirip, tapi jangan salah, ada beberapa kata di bahasa Melayu yang artinya berbeda (jauh) dengan bahasa yang kita ucapkan sehari-hari dalam bahasa Indonesia. Seperti misalnya:

Bisa

Indonesia: Mampu (kuasa melakukan sesuatu)

Malaysia: Racun Ular

Di Indonesia, bisa juga bisa berarti racun ular sih. Tapi kalo di Malaysia, mereka itu lebih sering mendefinisikan “bisa” nya kita dengan “bisa ular” karena itu mereka selalu bilang “boleh” sebagai pengganti “bisa”.

Butuh

Indonesia: Perlu

Malaysia: Penis

Ati-ati kalau lagi main ke Malaysia, “butuh” di Malaysia termasuk salah satu kata cabul gitu. Kalau kamu keceplosan ngomong “butuh” kenceng-kenceng, siap-siap aja diliatin sinis. Susah loh gak ngomong “butuh”.

Pantat

Indonesia: Bagian pangkal paha di sebelah belakang (yg mengapit dubur)

Malaysia: Vagina

Kalau yang ini menurut MBDC gak terlalu susah ya. Jadi Pantat disini tuh referring ke vagina, buat kamu yang cewek, ati-ati kalau ngingetin temennya atau ngomong soal pantat di tempat umum.

Punggung

Indonesia: Bagian belakang tubuh (manusia atau hewan) dari leher sampai ke tulang ekor

Malaysia: Pantat

Agak pusing ya? Jadi punggung kalau di bahasa Malaysia artinya pantat. Ati-ati kalau mau pijit ya, jangan minta dipijit pantatnya. Eh jadi ambigu nih pantat dalam artian bahasa melayu atau Indonesia ya. Ah ya intinya itulah. Kamu kan lebih ngerti dari MBDC.

Gampang

Indonesia: Mudah; tidak sukar

Malaysia: Pelacur

Jadi ati-ati kalau ngomong 'gampang' di Malaysia. Bukan berarti kamu gak disukain karena ngeremehin, tapi ini karena mereka beranggapan kamu dianggap ngatain seseorang.

Udah sih sebenernya yang penting itu aja, selebihnya nanti aja kalau kamu emang niat belajar bahasa melayu baru kita bikinin lagi artikelnya. Oh iya, kita percaya kamu yang main ke website ini udah dewasa dan bertanggung jawab ya. Jadi gak perlu ada komen sentimentil mengenai negeri tetangga kita ini lah ya. Yok, dishare, atau mungkin ada diantara kamu yang udah expert berbahasa melayu? Komen dong!