Artikel dari Kamu: Tipe Pembaca Artikel

Artikel dari kamu adalah sebuah rubrik yang diisi oleh artikel-artikel random kiriman kamu yang dipost di Komunitas Malesbanget. Artikel di sini gak terlalu banyak MBDC edit dan kurang lebih masih seperti versi aslinya. Kenapa? Supaya kesannya…artikel dari kamu banget! Semua artikel yang ada di rubrik ini adalah pandangan dan pendapat pribadi para penulis, bukan MBDC. Selamat menikmati!

Di dunia maya, banyak yang punya blog & website. Semuanya ada yang isinya artikel. Artikel bisa dibaca orang. Orang yang baca artikel itu macem-macem. Nah, menurut survey seumur hidupku selama berselancar di internet, ada yang bertipe seperti ini:

1. Orang yang baca artikel sebutuhnya aja.

Itu berarti dia hanya mencari artikel yang dia butuhkan. Dia gak tertarik / gak ingin tahu hal-hal yang lain, karena dia hanya berfokus menyelesaikan masalahnya yang lagi dihadapi sekarang.

2. Pembaca yang penasaran.

Setelah mendapatkan artikel apa yang dia inginkan, dia pasti merambah ke artikel lain. Tipe orang ini biasanya suka geledah-geledah akun orang, bukan nge-hack loh. Dia cuma pengen tau hal-hal yang lebih mendalama aja, misal: siapa yang nulis artikel ini, siapa yang punya website ini, artikelnya apa aja, dll hasssh pokoknya bakalan digeledah sama tipe orang ini. Dia juga bakalan geledah-geledah post kamu yang dulu-dulu yang menurutmu post alay dan gak sepatutnya dibaca orang tapi kamu belum atau males mendelete post kamu itu. Nah, kamu mesti hati-hati dengan blog atau website kamu yang ada konten demikian tadi. Bisa-bisa kamu ditertawain dan dibatin sama tipe pembaca ini. Hahaha.

3. Pembaca yang cuek.

Setelah dia mendapatkan artikel yang diinginkan, dia hanya melihat sedikit atau sepintas apa yang disekelilingnya. Meskipun ada artikel yang menurutnya gak bagus, dia tetep batin dan gak ikutan comment yang gak enak dilihat di situs itu. Itu berarti dia gak banyak omong kalo sudah dapat artikel yang dia butuhkan.

4. Pembaca yang bikin rusuh.

Nah ini dia yang paling gak enak. Dilihat dari namanya aja "Pembaca yang bikin rusuh". Udah jelas-jelas dia bakalan membuat sesuatu yang gak enak dilihat orang di situs kamu itu. Orang tipikal ini ketika mendapatkan artikel yang dia inginkan tapi masih ada yang gak sesuai, dia pasti bakal ninggalin comment gak enak. Contohnya:

"Eh, bisa gak sih gak njiplak artikel orang? Ya jiplak dikit gak apa-apa, tapi ya diubah sedikit, dong! Gak kreatif banget sih lo!!!"

Nah kan, itu comment yang bikin kamu menyatakan war ke dia. Padahal dia lagi butuh artikel. Ketika udah nemu, dia malah marah-marah dan berdalih kalo artikel kamu jiplak dari situs orang. Orang kayak gini enaknya direport as a spam aja, biar gak rusuh lagi.

6. Pelajar.

Kok pelajar disangkut pautin sama tipe pembaca? Ya jelas mereka termasuk, dong. Kebanyakan pelajar, mereka hanya membutuhkan artikel yang sesuai sama apa yang dicari, tanpa dibaca dulu (biasanya sih). Ya kalo udah nemu ya udah, tinggal dicopas, ditata, diprint, kumpulin ke guru. Tapi ada yang gak pake ditata, langsung copas, print gitu. Nah biasanya para pelajar ini gak peduli artikel yang dicari itu salah apa bener, yang penting udah ketemu, dikumpulin dan gak ada tumpukan tugas lagi. Nyelesaikannya mereka juga cenderung buru-buru dihantui waktu. Kadang juga artikel dari internet itu panjaaanng banget kayak teori konspirasi, tapi mereka tetep ambil tanpa harus diringkas. Dan ketika dikumpulin, kebanyakan dari mereka pun ada yang tugasnya ngambil dariwebsiteyang sama semua, jadi... Voila! Tugasnya kembar semua, nilainya pun kembar semua. Asyik deh.

7. Mahasiswa yang sedang tahap skripsi.

Pembaca dari golongan mahasiswa yang sedang dalam tahap skripsi ini kadang dibuat mumet sama dosen. Kadang si dosen gak mau terima skripsinya dengan alasan "Topiknya monoton" dll. Jelas mahasiswa ini bingung enaknya gimana. Ketika mencari artikel yang akan dijadikan bahan skripsi, dia juga bingung. Karena dia harus mencari referensi yang sebanyak-banyaknya. Dan ketika ada artikel yang dia temui tapi kurang mendalam pembahasannya, dia cuma berkomentar.

"Aduh, ini kurang lengkap. Mana aku gak tau lagi gimana harus jabarin nih topik. Aduh, mana dosennya galak lagi. Deadline hari ini lagi. Uh, nyebelin"

Ya seperti itulah dalam hatinya berkomentar. Dan dia tetap terus mencari sampai akhirnya dia kehabisan waktu, energi, dan uang buat numpang warnet. Capek deh.

8. Pembaca yang gak teliti.

Nah, saking dia bingung dengan apa yang dia cari, pikirannya sampe hanya terfokus dengan apa yang dia cari, bukan sekelilingnya. Sampe-sampe dia gak nyadar kalo nomor 5 lenyap diantara angka 4 dan 6. Hahaha

Artikel kiriman dari: Dita Rahmawati