Artikel dari Kamu: Hal-hal yang Bikin Kamu Gak Bebas

Artikel dari kamu adalah sebuah rubrik yang diisi oleh artikel-artikel random kiriman kamu yang dipost di Komunitas Malesbanget. Artikel di sini gak terlalu banyak MBDC edit dan kurang lebih masih seperti versi aslinya. Kenapa? Supaya kesannya…artikel dari kamu banget! Semua artikel yang ada di rubrik ini adalah pandangan dan pendapat pribadi para penulis, bukan MBDC. Selamat menikmati!

Kadang-kadang kamu bertanya kepada diri kamu sendiri, "Kenapa gue ngelakuin ini nggak boleh, ngelakuin itu nggak boleh?" Intinya banyak sekali peraturan yang bikin hidup kamu serba terbatas, nggak bisa bebas gitu. Kira-kira kenapa ya? Mungkin aja kamu nggak bebas karena kamu:

Belum Cukup Umur

Biasanya kalau seseorang belum cukup umur itu, masih tinggal serumah dengan orang tuanya. Jadi orang tua kamu sering mengatur segala keputusan penting yang akan kamu ambil dalam hidup kamu. Contohnya kamu pengen pake celana dalem biru garis merah (motif spiderman gitu coy) waktu entar main bola sama temen-temen kamu. Tapi orang tua kamu bilang tidak, dan kamu harus nurut ketika mereka menyuruh kamu pake celana dalem warna pink bergambar barbie.

Kalau kamu masih sekolah tapi sudah tidak tinggal bersama orang tua kamu, bukan berarti kamu sudah cukup umur lhoo. Mungkin aja kamu tinggal di asrama. Nah pengurus asrama itulah yang gantiin peran kedua orang tua kamu. Biasanya peraturan di asrama itu malah lebih ketat dibandingkan kalau kamu tinggal dengan orang tua kamu sendiri. Jangan harap kamu dikasih ijin sama kepala asrama waktu kamu bilang pengen ke Alexis karena lagi bad mood.

Punya Tanggung Jawab

Setelah kamu merasa kamu sudah cukup umur, kamu pasti pengen segera mengumumkan kepada dunia bahwa kamu adalah orang yang bebas. Tidak ada yang bisa mengatur hidup kamu. Eits, hal itu tidak sepenuhnya benar kawan. Emang sih kebebasan kamu akan bertambah dari pada waktu kamu masih sekolah. Tapi hal itu juga berbanding lurus dengan bertambahnya tanggung jawab kamu. Nah tanggung jawab itulah yang sekarang membatasi ruang gerak kamu.

Paling sederhana sih kamu bertanggung sama diri kamu sendiri. Berikutnya kamu tanggung jawab sama pacar kamu (kalo udah punya pacar sih, kalo belum punya ya cari dong). Next level kamu harus bisa tanggung jawab sama pacar kamu yang sekarang sudah jadi istri kamu dan memberikan kamu anak yang lucu-lucu. Kamu harus bisa menjadi suami dan ayah yang baik bagi mereka. Nah, karena kamu sekarang sudah punya istri, maka kemana-mana kamu harus pamit sama istri kamu. Termasuk waktu kamu bilang kamu mau ke Alexis dan istri kamu nggak kasih ijin. Tuh kan nggak bebas banget. Makanya lain kali jangan bilang-bilang kalo mau ke Alexis.

Pernah Berbuat Salah 

Mungkin kamu merasa kamu sudah cukup umur, tapi kamu belum menikah. Jadi kebebasan kamu lebih tinggi daripada tanggung jawab kamu. Tapi tiap kamu jalan, kamu merasa seperti ada yang ngelihatin kamu. Kamu jadi merasa nggak bebas deh. Mungkin perasaan seperti itu muncul karena kamu pernah melakukan perbuatan yang salah di masa lalu. Contohnya dulu waktu kamu ngamen, kamu ketemu anak kecil yang imut dan masih lugu. Terus kamu rampas duit anak itu dan kamu juga ambil kebahagiaan masa kecilnya. Dan sekarang ketika kamu baca di internet, anak itu sudah menjadi seorang superhero yang siap menumpas kejahatan. Kamu pun ketakutan, dan setiap kamu berada di luar rumah, kamu merasakan ada yang mengawasi kamu. Nah lo...

"Tapi aku dulu kan nggak pernah ngamen dan ngerampas duit anak kecil?? Tapi kenapa aku masih merasa nggak bebas juga??!" Kalau kamu masih merasa nggak bebas juga, mungkin karena kamu:

Kerja di Tempat Orang

Kalau kamu kerja di tempat orang, pasti lah kamu merasa nggak bebas. Karena setiap lingkungan kerja itu mempunyai aturan yang banyak dan berbeda-beda. Mungkin kamu merasa atasan kamu itu nggak asik, ngerubah-rubah shift kerja kamu seenak udelnya dia tanpa ngasih kamu pemberitahuan terlebih dahulu. Jadwal kamu pun sekarang jadi berantakan. Tapi kamu berusaha menata kembali hidup kamu dan berpikir hal itu memang resiko pekerjaan. Yang penting weekend masih bisa apel sama pacar, begitu pikiranmu saat itu.

Ketika weekend pun kamu dengan bahagia menuju rumah pacar kamu, berharap bisa melupakan sejenak rutinitas kamu yang sangat membelenggu. Saat kamu tiba, pacar kamu sudah menunggu di depan rumah dengan senyum yang mengembang, sangat cantik sekali. Kalian pun duduk di teras depan, saling menceritakan pengalaman selama seminggu ini, saling berbagi rasa. Di hidung kamu tercium aroma harum dari tubuh pacar kamu, sementara mata kamu menangkap sesosok rupa yang sangat mempesona, yang membuat mata kamu tak ingin berpaling. Di saat kalian mulai hanyut terbawa suasana, smartphone kamu pun berbunyi, tet tet...teeet...tet tet...teeet...Ternyata notifikasi email masuk dari kantor kamu yang menyatakan bahwa kamu harus on duty sekarang juga. Perusahaan butuh kehadiran kamu di kantor, on the weekend, untuk ngawasin server mereka. Sialan...

Tuh kan nggak enak banget kalo hidup kamu nggak bebas. Makanya supaya kamu bisa lebih bebas, kamu bisa menghindari hal-hal di atas. Atau hal-hal di atas memang nggak mungkin dihindari dari kehidupan. Nggak tau juga sih, hehehe. Kalau kamu tau penyebab lain yang bikin nggak bebas, silahkan ditambahkan di comment looh.

Artikel kiriman dari: Tanto Andro