MBDC Shortlist: Effect

MBDC Shortlist adalah sebuah rubrik terbaru MBDC dimana di sini MBDC akan menampilkan film-film pendek buatan lokal yang keren-keren. Gak cuma itu, di sini kamu juga bisa melihat interview MBDC sama sutradaranya, jadi kamu bisa tau dikit proses kreatif di balik pembuatan film itu. Asik kan? Nah, untuk edisi perdana ini, kita punya film horror yang judulnya Effect! Selamat menyaksikan!

Sinopsis

Seorang pekerja yang selalu merasa dilecehkan oleh atasannya, menemukan sebuah situs di internet yang menawarkan jasa pembunuhan, tanpa bisa dilacak dengan cara memulai "chain reaction", dari hal yang sederhana dan akhirnya berujung pada kematian sang target.

EFFECT-Poster-fisfic-mbdc-500

EFFECT adalah salah satu finalis dari FISFiC (Fantastic Indonesian Short Film Competition) yang merupakan sebuah kompetisi film pendek khusus genre Fantasy (Horror,Thriller, Sci-Fi, Fantasy). Dimana kompetisi ini diadakan oleh Ekky Imanjaya, Gareth Evans, Joko Anwar, Rusli Eddy, Sheila Timothy, The Mo Brothers. Dan kemudian ditayangkan berserta 5 finalis lainnya di INAFFF 2011.

effect-fisfic-mbdc-04

 ninterview NINJA INTERVIEW: EFFECT (2011)
Directed by
Adriano Rudiman
Written by
Adriano RudimanLeila Safira

Bisa ceritakan tentang proses kreatif dan inspirasi kalian dalam pembuatan film pendek ini?

Leila: Sebenarnya gue dan Dio sudah sempet ngayal babu bikin film, dan cerita ini sebenarnya salah satu yang lumayan sering kita bahas. Inspirasinya waktu gue kerja (perusahaan sebelum yang ini) bos gue asli ngeselin banget dan kejam bak ibu tiri. Gue sama kolega waktu itu sering mikir lucu-lucuan pengin balas dendam sama dia kalau kita sampai keluar dari pekerjaan. Tetapi daripada berbuat yang termasuk kriminalitas, mending kita salurkan ke kreativitas (ashik). Ide cerita dari gue, Dio kemudian memancing ke cara bercerita dan dia develop skrip draft pertama karena asli, waktu itu gue buta skrip.

Adriano: Awalnya emang ide cerita kita banyak, tapi dari semuanya, yang bener-bener terinspirasi dari pengalaman nyata cuma Effect. Kebetulan Leila kerja di perusahaan yang dia sebel berat sama bosnya, sampe kepikiran skenario bunuh-bunuhan lewat jasa internet. Gue langsung mikir, "Wih ide bagus tuh." kita garap deh cerita mengenai pegawai yang gak sengaja bunuh bosnya karena ngira itu website becandaan. Terus karena kita sama-sama suka Final Destination, kepikiran lah konsep "chain reaction" yang ada di dalem filmnya. Sayangnya kita gak mikirin budget, padahal tadinya udah mau bikin gondola pembersih jendela jatoh lah, lift rusak lah, truk pickup ngejatohin gelondongan-gelondongan lah, jadi deh kepikiran "yaudah kita pake orang-orang aja ya?" Turns out we all had big-budget dreams.

effect-fisfic-mbdc-02

Apakah ada kendala dan cerita lucu dalam proses produksi pembuatan film ini?

Adriano: Kendala ya lumayan banyak, dimulai dari kru yang belum pernah bikin film sebelumnya, kecuali cinematographer kita, Pak Kur, yang memang punya usaha bikin video pre-wedding. Sampe pas post-pro ribet karena krunya tinggal Jakarta-Bandung, dan lagi pada sibuk masing-masing. Tapi paling lucu sih pas kita shooting di jembatan penyebrangan, adegan itu harus kita reshoot semua di hari terakhir karena pada hari pertama kita shooting, kita pikir jembatannya kan gak usah diblok, kita kasitau aja sama orang yang mau naik di ujung jembatan "nanti jangan liat kamera ya kalo udah di atas." Itu kesalahan fatal. Dari situ kami mendapatkan data statistik: dari 10 orang yang lewatin jembatan, 10 ORANG PASTI LIAT KAMERA. Akhirnya kita retake lagi lain hari dengan minta bantuan beberapa teman untuk blok jembatan.

Leila: Kendala tentunya banyak, terutama finansial, hehehe. Enggak deng. Mulai dari ijin lokasi yang keluarnya baru 2 hari sebelum shoot direncanakan, meeting preproduksi yang repot banget karena crew dari dua kota, disumpahin banyak orang karena ngeblok jembatan penyeberangan, ngepel darah karena nggak mau uang deposit pinjem tempat diambil dan masih buanyakkk lagi. But we had so much fun!

effect-fisfic-mbdc-01

Bisa ceritakan sedikit tentang  kesibukan kalian sekarang, dan project kalian berikutnya?

Leila: Seperti layaknya filmmaker amatir yang banyak alasan, sekarang saya masih sibuk bergelut dengan dayjob. Dio ada project sendiri, gue kadang-kadang jadi konsultan, gue udah ada cerita untuk dibuat short lagi dengan 2 teman tetapi mereka lebih sibuk lagi, jadi pending sampai entah kapan. Yang sudah hampir jadi malah gue dan Dio buat picture book buat anak-anak.

Adriano: Sekarang sih gue lagi sibuk menyelesaikan urusan akademis, dengan beberapa side projects yang gue garap di waktu senggang. Kasus gue sekarang adalah kebanyakan ide dan malah bingung mau fokus sama yang mana. Yang pasti gue sangat ingin bikin sci-fi. Karena menurut gue sci-fi punya banyak tema buat dieskplor, dan gue juga ngefans banget sama series Fringe. Hahaha.

effect-fisfic-mbdc-03

BIO 

dio-effect-fisfic-bio-mbdc Adriano Rudiman
@nasgort
Crime connoisseur
1991 - 2091, death by space madness.

Top 5 Movie
Inception
Triangle
Moon
City of God
The Chaser

leila-effect-fisfic-bio-mbdc Leila Safira
@simandoux

Editor in Chief for Cleo Indonesia.
Tidak suka film drama karena nggak tahan nangis.

Top 5 Movie
The Matrix
Prestige
I Saw the Devil
The Cabin in the Woods
A Single Man

More About FISFIC