Kapan Saatnya Menyerah Ketika PDKT

MBDC sangat peduli dengan nasib kamu yang sampai sejauh ini masih tuna-asmara. Maksudnya nggak punya pacar gitu, nggak ada hubungannya sama ikan tuna. MBDC mengerti kamu sudah bersusah payah untuk PDKT dan tetep jomblo aja.

Kenapa kamu masih jomblo aja? Mungkin karena proses PDKT kamu kurang efektif. Cara meningkatkan efektivitas PDKT, salah satunya adalah dengan mengetahui kapan sebaiknya kamu menyerah dan ganti target. Nah, kapan kamu harus menyerah?

1. Doi Nggak Pernah Hubungin Kamu Duluan

Udah setengah taun digebet tapi nggak pernah bbm/sms/telfon duluan? Wah udah mending akhiri aja deh proses PDKT kamu. Kalau kata bule, it takes two to tango. Kalau kamu ‘kerja sendiri’ dalam proses PDKT, maka kemungkinan kamu akan berujung pacaran sangat kecil.

Kalau doi nggak ngehubungin kamu duluan, itu merupakan sebuah statement bahwa kamu nggak penting bagi dia. Doi nggak peduli kamu lagi di mana, ngapain, sehat apa enggak. Nggak peduli.

2. Besar Pasak Daripada Tiang

Nah ini penting nih. Jangan sampe baru PDKT aja kamu udah tekor. Keluar duit bukan cuma berarti beliin barang-barang atau traktir makan doang lho. Ongkos jalan, pulsa, dan lain lain itu juga harus dihitung!

Kalau kamu udah ngeluarin banyak duit tapi acara PDKT kamu tak kunjung berakhir di ranjang, mungkin sudah waktunya kamu berhenti menggebet doi dan mencari gebetan baru.

3. Dilarang Mapa Papa

Kita sebagai anak harus hormat dan patuh terhadap orang tua kita. Kalau mama dan papa bilang nggak boleh, ya kita harus nurut. Misalnya semenjak PDKT, papa mama kamu sering bilang: “nak, gebetan kamu itu kok kayaknya jarang mandi ya? Mama dan papa nggak suka ah kalau kamu bergaul sama orang yang jarang mandi.” Lebih baik segera sudahi saja.

Kalau kamu cowok, mungkin mama papa kamu lebih nyantai. Tapi jangan senang dulu. Mama papa gebetan kamu belum tentu suka sama kamu! Tanda-tanda kalau mama papa gebetan kamu nggak suka sama kamu itu banyak banget. Bisa jadi kamu kalau datang ke rumah doi dijutekin mulu sama orang tuanya, atau gebetan kamu dilarang pergi berdua sama kamu, atau sedikit lebih frontal, mama papa gebetan kamu bilang: “Dik, kamu itu sebenernya anak yang baik. Tapi lebih baik lagi kalau nggak usah deketin anak saya lagi”. Wah itu sih fix udahan aja PDKT-nya.

4. Gebetan Kamu Mendadak Jadi Selebriti

Ini sih namanya apes, sob. Lagi asik-asik PDKT, eh tiba-tiba gebetan kamu mendadak jadi bintang sinetron. Kalau kamu kepikiran: “wah, asiiik, calon pacar gua bintang sinetron euy..”, siap-siap aja sakit hati.

Namanya juga seleb, pacarannya ya sama seleb juga. Bukan sama manusia biasa seperti kamu. Lupakan saja lah.

Nah, itulah kira-kira kapan kamu sebaiknya berhenti PDKT. Ada yang mau nambahin? Boleh lho ditambahin di comments.