Bara Asmara bersama Neng Dara: Cara Mengendalikan Napsu Eksibisionisme


Tanya:

Neng dara yang ehm ehm... Aku ada masalah yang sangat serius nih. Jadi aku ini mengidap kelainan yaitu eksibisionis. Neng tau kan eksibisionis tuh apa…Jadi aku tuh suka banget pamerin “anu”-ku ke cewek-cewek…Aku pertama tau kalo aku mengidap eksibisionis itu waktu masih SMP. Waktu itu aku suka bugil aja klo di depan pembantu. Dan itu terus berlanjut sampai sekarang.

Masalahnya akhir-akhir ini kebiasaanku jadi tambah menggila. Sekarang aku jadi sering berdiri di jalan nunggu cewek-cewek lewat buat nunjukin “burung” aku ini. Malah kalo bisa aku pengen jalan-jalan bugil aja Neng hehehe…Plisss help me Neng, gmna caranya ngendaliin kelainan aku ini? Dijawab ya neng makasih…

NB: Aku dah nikah lho, Neng. Jadi kalo sarannya nikah gak berhasil nih hehe. – Aries

Jawab:

Dear Aries, membaca surat kamu ini sesungguhnya Neng agak terkezut-kezut. Bukan, bukan karena kebiasaan kamu yang gemar bertelenji di muka umum, namun karena kamu tidak menyertakan foto telenji kamu di surat yang kamu tulis buat Neng. Maksud Neng, kalo gak bisa attach foto, kan bisa gitu menyertakan link atau apa lah. Pan katanya kamu demen pamer-pamer kemaluan? Masa gak mau turut berbagi buat para pembaca MBDC? Paling disensor-sensor dikit doang sama editornya MBDC.

Ah tapi sudahlah. Neng akan mencoba menjawab pertanyaan kamu ini. Memang benar, sepertinya kamu mempunyai sejenis fetish yang disebut eksebisionisme. Pada dasarnya, eksibisionisme ini cukup lumrah. Neng cukup banyak mengenal orang-orang yang suka serrserran gitu loh kalau hoohan di tempat-tempat umum, atau minimal di dekat jendela yang terbuka lebar. Katanya sih perasaan “takut kegep”, atau bahkan memikirkan kalau ada orang yang bakal horny kalau ngeliat dia hooh atau telenji itu bikin makin eheum eheum sip gimana gitu.

Akan tetapi namun, kadar eksibisionisme kamu ini kayaknya sudah sampai taraf yang cukup mengkhawatirkan nih ya. Runyam loh kalau kamu suka berdiri-berdiri bugil di jalan kayak gitu. Ntar kalau kamu disangka jalmi gelo alias orang gila, dan tiba-tiba ada kamtib datang menciduk kamu teh lantas bagaimana?

Jadi coba tolong sebisa mungkin dikendalikan hasrat jalan-jalan telanjangnya yah. Neng bisa ngasih beberapa cara nih buat mengontrol permasalahan kamu ini.

Cari Pelampiasan Lain

Neng gak menyarankan kamu untuk bisa berpindah fetish secara ajaib. Yang tadinya eksibisionis, lantas berubah jadi spectrophiliac alias yang nepsongnya cuma sama hantu. Yang namanya sexual fetishism, apalagi yang udah menahun, mah gak bisa dengan gampang di switch on-switch off gitu.

Pelampiasan lain yang Neng maksudkan adalah, kamu hendaknya bisa mencari cara-cara eksibisionis yang gak bikin kamu ditangkap kamtib. Pamernya lewat internet, misalnya? Banyak loh website-website khusus penggemar eksibisionisme yang bisa kamu jelajahi. Tinggal google aja deh. Atau mungkin, chatroulette? Terakhir kali Neng ke sana kayaknya isinya penas-penis-penas-penis semua. Yaaa minimal gak bakal bikin kamu dipenjara lah (selama gak ketauan sama Tiffy atau Jumar)

Ikutan Komunitas Nudis

Tapi ceritanya kamu kepengennya telanjang di depan cewek-cewek secara langsung, bukan di depan layar computer nih. Duh, kalau gitu, gimana kalau kamu gabung ama penggemar naturisme (nudism) lainnya dan telenji bersama? Gak usah jauh-jauh sih, di Asia banyak kok tempat-tempat yang mana telenji-telenji gak bikin kamu masuk penjara. Kalau menurut list itu sih di Indonesia juga ada lho.

Komunitas NudistMari batalanjang basamooo…

Telanjang Terselubung

Dih Neng Dara gimana sih, telanjang kok terselubung? Begitu mungkin pikir kamu. Ya, kalau kamu emang mesti banget melampiaskan nepsong eksibisionis kamu tapi kurang sreg lewat internet dan gak sempet ke pantai nudis, kamu bisa menciptakan trik yang membuat ketelanjanganmu agak terselubung. Jadi, sebisa mungkin kamu atur agar orang yang menyaksikan kamu telanjang itu gak menduga bahwa kamu itu sengaja telanjang di depan mereka.

Misalnya nih ya, kamu bisa mengatur agar gorden di rumah kamu itu terawang banget, dan kamu bisa jalan-jalan telenji di dalam rumah kamu. Harusnya sih gak bikin kamu ditangkap kamtib, kan kamu telenjinya di rumah kamu sendiri. Atau, bisa nyoba jalan-jalan dengan baju transparan kayak gini?

Telanjang tersembunyi

Intinya, rencanakan aksi eksibisionis kamu se-subtle mungkin. Gak yang tiba-tiba kamu hoopla lompat di depan cewek-cewek sambil pamerin burung. Kan bikin kaget aja, dan bikin kamu ditangkep polisi.

Menurut Neng, telanjang terselubung ini mungkin bisa juga kamu jadikan sarana untuk berusaha meminimalisir semangat eksibisionis kamu. Jadi, kamu bisa bikin target gitu untuk pelan-pelan membuat aksi kamu semakin subtle. Misalnya awalnya kamu pengen banget telanjang di jalan, kemudian kamu coba untuk telanjangnya di dalam rumah aja, di balik gorden transparan. Kalau udah sukses, bisa dicoba membatasi ketelanjangan kamu di ruangan-ruangan tertentu di dalam rumah aja, demikian seterusnya.

Cari Bantuan yang Beneran

Ah tetep susah Neng. Aku tetep pengen hoopla telanjang lari-lari joged-joged di jalanan. Gimana dong? Wah gimana ya, Aries? Masa Neng saranin kamu sengaja bikin keonaran kayak nyolong celana dalam supaya diarak telanjang oleh massa? Gak dong.

Saran Neng sih amannya kamu minta bantuan tenaga ahli, yang beneran gitu lho. Coba ke psikiater deh, pasti ntar kamu dikasih terapi-terapi yang bisa membantu kamu mengendalikan napsu eksibisonis kamu yang hore itu. Percaya deh, lebih nyaman di ruang psikiater daripada di dalam bui! Mana kalo di penjara ntar kamu gak bisa asal telanjang-telanjang gitu di depan sembarang napi lho. Soalnya… soalnya… yah gitu lah.

NapiMenurut kamu para napi ini bakalan excited kyaaa kyaaa gitu gak kalo liat burung kamu?

Ada yang punya saran-saran lain buat Aries supaya dia bisa mengendalikan napsu telenji di depan umum? Atau ada yang mau dikirimin foto bugil oleh Aries? Yuk deehh silakan komentar! Ketjoep cinta membara!