MBDC Travel – Hanoi : Transportasi & Akomodasi

Jumpa lagi di artikel MBDC Travel nih! Seperti biasa, lewat artikel-artikel ini MBDC akan memberikan kamu informasi-informasi yang berguna kalau suatu waktu kamu hendak berkunjung ke tempat tersebut, atau bahkan kalau kamu sekedar butuh bahan untuk mengkhayal saja. Tidak apa-apa. Terserah mau kamu apakan informasinya. Nah, kalau minggu lalu kita udah ngebahas soal hal-hal yang perlu kamu siapkan kalau mau ke Hanoi, kali ini MBDC akan membahas seputar transportasi dan akomodasi di Hanoi.

Transportasi di Hanoi

Sebelum kita ngebahas soal transportasi di Hanoi, ada baiknya kamu melihat dulu video berikut ini:

Sungguh luar biasa sekali bukan? Kamu yang tinggalnya di kota besar di Indonesia pasti akrab dengan istilah “Kemana bajaj belok cuma Tuhan dan abangnya doang yang tau”. Nah, di Hanoi (dan Vietnam pada umumnya), hampir semua kendaraan di jalan raya itu sejenis sama bajaj. Sungguh random tindak-tanduknya. Hampir semua loh ya, bukan berarti semuanya.

Lantas, kalau kamu lagi main ke Hanoi, enaknya bertransportasi dengan apa? Ada beberapa pilihan. Di antaranya :

Motor

Motor Hanoi

Seperti yang bisa kamu saksikan sendiri di video di atas, jalanan di Vietnam itu memang dikuasai oleh motor. Jadi, kalau kamu orangnya cukup lincah dalam pergaulan gitu, kamu bisa menyewa motor dan bergaul dengan akrab dengan motor-motor lainnya di jalanan. Keuntungan lainnya adalah, dengan menyewa  motor, kamu bisa lebih bebas kalau mau melanjutkan perjalanan ke daerah-daerah pedalaman lainnya di Vietnam yang sungguhlah keren. Penuh petualangan lah pokoknya.

Motor di atas kapalDibawa melintasi sungai pun bisa! Sambil nyanyi Paint it Black tentunya.

Tapi, perlu diingat juga kalau traffic di Vietnam sungguhlah hardcore, jadi kamu yang orangnya kagetan apalagi sembrono tidak dianjurkan untuk mengambil pilihan transportasi ini. Loh trus pilihan lainnya apa?

Xe Om

Ojek Hanoi

Xe artinya kendaraan, Om artinya peluk. Jadi Xe Om itu secara harfiah berarti kendaraan peluk. Alias ojek, begitu. Lah kan sama aja dong kalo gitu motor-motor juga ? Iya sih. Tapi kan kamu gak mesti nyetir motornya. Tapi iya juga sih sama aja, lagian agak males juga sih ya mesti pake nawar-nawar. Kayak kita ngerti aja bahasanya ya gak? Ya udah. Lanjut aja ke pilihan berikutnya.

Cyclo

Cyclo

Cyclo ini adalah sejenis becak wisata yang bisa kamu temukan di Old Quarter, tourist district-nya Hanoi. Nah, biasanya cyclo ini bakalan nganterin kamu muter-muter kota sampe puas tuh. Tapi eh tapi, kalau kamu memutuskan make cyclo kamu mesti berhati-hati dan selalu memastikan terlebih dahulu harga jadi antara kamu dan si abang cyclo. Soalnya banyak kejadian pas udah selesai, terus tiba-tiba kena harga “tembak”. Nembaknya gak kira-kira pula, bikin bangkrut deh pokoknya. Jadi pastikan dulu dan tanya-tanya mulai dari rute sampai harganya dengan sangat jelas. Kalau abangnya jawabnya gak pasti dan muter-muter terus, tinggalin aja. Cari cyclo yang lain yang lebih jelas.

Berkeliling kota Hanoi dengan cyclo sangatlah asik karena kamu dibawa muter-muter dengan santai gitu. Tapi nggak enaknya adalah, ukuran tempat duduk cyclo ini kadang pas-pasan sejajar sama knalpot motor gitu. Jadi niatnya mau nyantai kadang ujung-ujungnya malah dikentutin motor melulu.

Loh terus ada pilihan lain lagi gak nih kalau misalnya nggak kepengen dikentutin motor ? Tenang. Masih ada kok.

Eco-Car

Eco Car

Eco-car ini juga semacam kendaraan wisata yang disediakan oleh pemerintah kota Hanoi untuk para turis supaya bisa muter-muter kota dengan asik. MBDC sih suka banget nih naik eco-car, soalnya selain murah meriah, juga lebih nyaman. Udah gitu harganya juga pasti, gak usah pake nawar-nawar segala. Belinya di sini nih:

tempat beli tiket eco car

Lumayan asik memang. Tapi ada juga kekurangannya. Eco-car ini rutenya udah fixed, jadi kalau kamu punya itinerary sendiri ya nggak bisa maksain naik Eco-car ini. Lah terus jadinya naik apa dong?

Taksi 

Naik taksi di Hanoi itu sesungguhnya nggak mahal-mahal amat. Sebandinglah kira-kira sama tarif argo  taksi di Indonesia. Tapi mendingan kamu cari taksi yang terpercaya gitu. MBDC sih ngerekomendasiinnya Mai Linh atau Noi Bai Taxi, mereka reputasinya bagus di Hanoi. Saking bagusnya sampe banyak KW-annya.

Kamu juga bisa memutuskan untuk jalan kaki karena sesungguhnya kota Hanoi itu nggak gede-gede banget. Sekalian olah raga lah, asal kamu bisa baca peta atau minimal punya GPS. Lagian, di beberapa tempat, trotoar di Hanoi tuh gede, jadi cukup enak buat jalan kaki. Di beberapa tempat loh ya, nggak semuanya.

trotoar hanoiTrotoarnya gede abis!

Nah apakah segitu aja sarana transportasi yang bisa kamu pilih buat berkeliling-keliling kota Hanoi? Sebenarnya nggak juga. Masih ada ini.

Bis Kota

Tapi untuk bisa menggunakan bis kota ini tentunya kamu harus hapal rute. Berhubung MBDC nggak menguasai bahasa Vietnam jadinya MBDC kurang paham nih rute-rute bis kotanya. Mana supir atau pun penumpangnya rata-rata gak bisa bahasa Inggris. Wah cukup runyamlah pokoknya.

Meski runyam, tapi sungguh bis kota di Hanoi ini nggak sama dengan metromini-metromini di Jakarta yang terkenal dengan kebrengsekannya itu. Hanoi  boleh aja punya ribuan motor yang seliweran dengan random bikin pusing kepala, tapi tetep aja soal urusan bis kota, gak ada tuh yang namanya berhenti naikin dan nurunin penumpang seenaknya. Semua bis cuma berhenti di halte, dan penumpangnya pun dengan tertib nunggunya di halte doang. Di Indonesia kenapa gak bisa gitu ya? Terus terang, menyaksikan fakta ini MBDC jadi malu sendiri.

Bis HanoiMBDC pun mengambil foto ini supaya bisa berbagi rasa malu dengan orang-orang Indonesia yang suka gak tertib kalau naik bis.

Akomodasi di Hanoi

Cari tempat menginap di Hanoi terbilang cukup mudah, dan juga murah. Tentunya itu kalau kamu nyari penginapan yang sejenis hostel atau losmen-losmen gitu. Langsung aja ke Old Quarter, semurah-murahnya kamu bisa dapet yang sekitar $8/malam.

Tapi kemudian kamu berpikir… ih apaan tuh 80 ribu doang semalam? Sungguh kurang sesuai ya dengan kepribadian kamu yang menggelora dan sangat ekstravagan. Tenang, kalau kamu orangnya glamour di Hanoi juga ada Sofitel Metropole. Hotel paling mahal di Hanoi yang permalamnya bisa sampai jutaan.

Sofitel Metropole Hanoi

Pokoknya kalau Syahrini singgah ke Hanoi, nginepnya pasti di hotel ini deh.

SyahriniSetelan udah glamour maksimal gini masa nginepnya di hotel 80 ribuan?

Kalau MBDC sendiri sih waktu ke Hanoi justru sama sekali nggak ngeluarin duit buat akomodasi. Bukan karena MBDC nggak punya duit sebanyak Syahrini  loh ya, seperti yang kamu ketahui kan kerja di MBDC sangat memenuhi kebutuhan batiniah maupun lahiriah. Jadi jelas ini bukan masalah duit. MBDC nginep gratis karena waktu itu MBDC make situs couchsurfing.org. Jadi ini semacam situs traveler gitu, dimana kamu bisa numpang nginep di rumah orang-orang yang menyediakan tempat menginap. Tapi namanya numpang ya tentunya akomodasinya seadanya, malahan MBDC cuma dapet bobo di sofa aja waktu itu. Tapi seru soalnya malah dapet teman-teman baru dan bisa nanya-nanya langsung sama orang yang kebeneran tinggal di kota itu.

Tempat Nginep 01Meski ada tulisan “hotel” sebenarnya itu cuma hiasan doang. Yang punya rumah ini waktu itu adalah dua orang fotografer/filmmaker dari Perancis yang kebetulan tinggal di Hanoi.
Tempat Nginep 02Balkon buat duduk-duduk ngeliat pemandangan.
Tempat Nginep 03Pemandangan dari balkon rumah yang sungguhlah kece. Lumayan kan buat numpang gratisan?

Nah kalau kamu anaknya senang hal-hal yang tak terduga dan gemar bertemu dengan orang-orang baru, kamu bisa coba memanfaatkan situs couchsurfing tersebut. Tapi ya, supaya bisa dapet tempat nginep, kamu nggak bisa sembarangan juga, kamu harus punya profile di situs itu yang menjelaskan siapa kamu sebenarnya, plus kalo bisa rekomendasi dari orang-orang kalau kamu bukanlah maling, garong, pervert dan semacamnya. Eh, emang bukan kan? MBDC sih yakin bukan kok. Pembaca MBDC pasti orangnya baik hati dan berbudi luhur semua.

Punya pertanyaan seputar transportasi dan akomodasi di Hanoi? Atau mau sekedar berbagi pengalaman? Langsung aja yah di comment. Minggu depan kita bakal ngebahas makanan-makanan di Hanoi loh! Ihiy asik! Sampai jumpa salam gembira!