Seri EURO 2012 Buat Para Cewek (yang Gak Doyan Bola): Tim Jagoan dan Taktik Mereka

Ladieess, khusus kali ini MBDC akan memberikan artikel berseri mengenai EURO 2012  yang akan digelar sebentar lagi. Lucu-lucuan aja biar gak ketinggalan heboh lah sama pria-pria itu, lumayan untuk nambah-nambah bahan obrolan sama si pacar yang selama bulan depan akan terus-terusan bahas bola dimana saja, kapan saja dan pada siapa saja. Atau, mungkin bisa juga buat jurus PDKT, siapa tau gebetan kamu sukanya sama cewek yang ngerti bola.

Nah, artikel pertama ini bakal ngenalin kamu ke tim-tim yang akan berlaga nantinya dan karakter permainan mereka. Ini penting supaya nanti kamu gak asal jeplak bilang “Gue dukung Brazil/Argentina/Jepang/Korea Selatan!”, karena emang tim-tim itu bukan dari Eropa ya jadinya nggak ikutan kompetisi ini – namanya juga Piala Eropa, mbak. Oke, berikut tim jagoan yang bakal berlaga dan karakteristik mereka supaya kamu bisa bedain gak cuma dari kegantengan pemainnya aja:

1. Spanyol

Mereka datang ke Piala Eropa kali ini sebagai juara Piala Dunia dan juara Piala Eropa sebelumnya, jadi ya udah pasti jago banget deh tim nasional Spanyol ini. Gak sah kamu ngaku-ngaku ngikutin bola kalo nggak pernah denger yang namanya Tiki-Taka karena berkat inilah Spanyol bisa menguasai dunia persepakbolaan saat ini. Tiki-Taka ini bukan nama anak kembar di Hawaii, melainkan “Sistem permainan Spanyol yang ngandelin pola operan pendek yang cepat jadinya bola mengalir dan susah direbut lawan” – hapalin kalimat itu biar kamu bisa terdengar kaya komentator bola handal. Barcelona aja sempet sukses banget pake sistem ini, terbukti dengan para pemain tengahnya yang merupakan jantung dari pola Tiki-Taka semuanya dipanggil ke timnas Spanyol.

Analisa canggih yang bisa kamu ucapkan: “Pelatih Spanyol bawa 10 pemain tengah untuk EURO 2012 ini! Artinya mereka kemungkinan bakalan sering memakai 4-5-1 nih.”

2. Belanda

Tim Oranye ini finalis Piala Dunia 2010 kemarin, jadi mereka juga diunggulkan dalam EURO kali ini. Belanda sangat terkenal dengan permainan mereka yang bernama Total Football. Dengan sistem ini, para pemainnya bisa bergerak dengan bebas tanpa terkukung oleh posisi asli mereka. Tapi gerakannya tentunya teratur alias gak berantakan asal lari kesana kemari aja. Jadinya pergerakan tim akan senantiasa luwes dan mampu beradaptasi dengan berbagai situasi – kalo lagi butuh bertahan maka pemain depan bisa ikut bertahan; dan, demikian pula kalo lagi nyerang maka pemain bertahan juga bisa ikut bantu.

Fun-fact yang kamu perlu tahu: Di Piala Dunia, Belanda belom pernah menang sama sekali. Tapi, di Piala Eropa ini mereka pernah menang tahun 1988 pas jaman keemasan trio Belanda: Marco Van Basten, Ruud Gullit dan Frank Rijkaard.

3. Jerman

Di setiap kompetisi Piala Dunia, Jerman selalu jadi favorit, ingat itu. Biarpun prestasi klub lokalnya lagi kedodoran dan pemain-pemainnya udah generasi baru yang kamu belom kenal, tapi tim nasional Jerman entah kenapa bakalan selalu main bagus saat piala Dunia. Orang-orang biasanya bakal mengkaitkan fenomena ini sama kultur Jerman yang banyak menghasilkan teknologi mesin yang berkualitas bagus. Jadinya tim nasional Jerman itu saat sedang bermain sering diibaratkan sebagai sebuah mesin yang berjalan secara taktis dan penuh presisi. Dan, formula permainan Jerman nggak jauh berbeda dari generasi-ke generasi, jadinya biar bongkar pasang pemain apa juga bakal tetep solid performa timnya.

Celetukan ringan tapi dalem yang bisa kamu lontarkan: “Lukas Podolski ini padahal sebelum ke Arsenal gak spesial-spesial banget permainan di klubnya, tapi begitu ke timnas Jerman kok jadi canggih ya dia…”

4. Italia

Vieri, Pazzini dan para pemain Udinese pada gambar di atas nggak sedang berdoa lho, gaya tangan gitu kalo di Italia sama kaya kamu bilang, “Bwoelah sit, masa gitu doang pelanggaran!?” Tapi, disamping gaya tangan yang khas ala negerinya Don Corleone ini, Italia juga memiliki gaya bermain yang cukup dikenal yaitu Catenaccio. Pola permainan ini merupakan sistem yang defensif karena fokus pada pertahanan. Meski sudah jarang sekali digunakan di jaman sepakbola modern ini, label Catenaccio sering dilekatkan ke permainan tim Italia dan klub lokalnya karena permainan mereka yang lebih taktis nggak secepat permainan di negara lain.

Kalimat sok bijak yang bisa kamu ucapin: “Banjir gol sih cuma buat penggemar awam… mereka yang ngerti bola bisa nikmatin adu taktik yang disuguhin oleh Italia.”

5. Yunani

Tim nasional Yunani merupakan tim yang sangat misterius. Hal tersebut disebabkan oleh keberhasilan mereka menjuarai EURO 2004. Banyak pihak yang terkejut, karena hal itu sungguh di luar dugaan. Padahal, rata-rata pemainnya berasal dari kompetisi lokal yang diisi tim kelas bawah di Eropa macam Panatinaikhos, Olympiakos dan AEK Athens. Sebelum tahun itu, siapa yang kenal dengan kaptennya si Zagorakis. Analisa MBDC adalah Yunani berhasil menang karena hal yang menjadi keahlian mereka selama ini, yaitu berfilsafat. MBDC yakin timnas Yunani dipenuhi dengan para filsuf yang pintar-pintar sehingga tim lawan selalu kalah dalam berdiskusi. Buktinya Yunani lebih sering menang tipis, pasti itu karena perdebatan yang alot.

Permainan yang bisa kamu lakukan: Kamu bisa ngajak temen kamu mainan “Sebutin nama marga pemain bola Italia yang huruf terakhirnya konsonan, selain Buffon!” dan juga “Cari nama pemain Yunani yang huruf terakhirnya bukan ‘S’!”

Lima aja ya, sisanya cari tau sendiri. Biar pinter. Atau ada pria-pria disini yang mau nambahin?