Bang Boy Menuju DKI 1: Mengatasi Kemacetan di Jakarta

Bang Boy dan Bang Teten adalah pribadi yang sangat peduli dengan kota Jakarta. Itulah sebabnya mereka mengajukan diri sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta. Dalam video ini, mereka akan membahas tentang masalah kemacetan di Jakarta dan solusi-solusi luar biasa yang mereka miliki. Berikut adalah solusi-solusi luar biasa yang mereka miliki:

1. SIM A+

Banyak warga Jakarta yang memiliki SIM, namun ternyata pada prakteknya mereka kurang pintar alias bodoh di jalanan. Untuk mengatasi ini, maka Bang Boy mendesain sebuah SIM baru yang diberi nama SIM A+, yaitu sebuah SIM baru dimana untuk mendapatkannya, pengguna jalan harus mengikuti ujian-ujian pintar, seperti TOEFL, calculus, dan aritmatika. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa yang memiliki SIM hanyalah yang pintar saja.

2. Helm STI

Seringkali kemacetan di Jakarta itu disebabkan oleh para pengendara motor yang berhenti di pinggir jalan untuk menonton kecelakaan. Helm STI adalah rancangan revolusioner dari Bang Boy untuk mengatasi hal ini. Didesain khusus untuk mengurangi kemacetan, helm pintar ini akan membuat para pengendara motor tidak bisa berhenti ketika ada kecelakaan akibat teknologi canggih yang terhubung dengan sel motorik para pengendara motor.

3. Menetapkan Tarif Untuk Masuk Jalan Protokol

Sistem 3 in 1 yang ditetapkan di jalan protokol saat ini terbukti tidak efektif dalam mengurangi kemacetan. Oleh karena itu Bang Boy akan menetapkan sistem tarif untuk memasuki jalan protokol. Rancangan sistem Bang Boy ini mengharuskan para pengendara mobil untuk membayar Rp. 100,000 untuk memasuki jalan protokol. Biaya ini sudah termasuk snack dan minuman. Dengan demikian, maka yang bisa masuk jalan protokol hanyalah orang-orang kaya saja.

4. Jam Kerja Berkala

Salah satu sumber masalah kemacetan di Jakarta adalah karena semua orang masuk kerja di waktu yang sama. Bang Boy paham betul akan hal ini dan membuat sistem jam kerja berkala yang sungguh revolusioner. Orang-orang yang berkantor di Jakarta pusat akan dibuat masuk lebih pagi dan pulang lebih awal, diikuti dengan daerah-daerah Jakarta lainnya. Dengan demikian, pusat kemacetan tidak akan menumpuk di satu jam, melainkan tersebar. Sementara itu jam masuk pejabat juga akan disesuaikan, agar tidak merepotkan rakyat dengan voorijder. Dengan prinsip mengutamakan kepentingan rakyat, maka jam kerja pejabat akan dibuat jadi jam 11 siang (setelah rakyat masuk kantor) dan pulang jam 3 sore (sebelum rakyat pulang).

5. Akuisisi Angkutan Umum

Angkot juga merupakan salah satu masalah pelik di Jakarta. Bang Boy sungguh mengerti hal ini, karena beliau sungguh peduli dengan rakyat dan merupakan pakarnya Jakarta. Bila Ia terpilih, Bang Boy akan mengakuisisi semua angkutan umum di Jakarta dan menjadikannya milik pemda. Sistem pembayaran supir akan diganti dengan sistem gaji, sehingga tidak ada lagi kejar setoran.

Sudah jelas bahwa Bang Boy adalah satu-satunya pilihan yang masuk akal, karena Ia adalah pribadi yang sungguh peduli dengan kota Jakarta tercinta ini. Maka dari itu, pilihlah nyang asli: Bang Boy & Bang Teten!