6 Jenis Sensitif

Kamu pasti sering mendengar istilah 'sensitif' atau lebih populer dengan sebutan "sensi". Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sensitif berarti:

[a] (1) cepat menerima rangsangan; peka: alat perekam itu -- sekali; (2) ki mudah membangkitkan emosi: tiap konflik antarsuku yg timbul harus segera diatasi krn masalah kesukuan sangat --

Hmm. Agak ngebingungin ya. Kamus Besar Bahasa Indonesia emang suka gitu tuh. Gampangan baca KamusSlang.com deh. Ehm. Yah gampangnya sensitif itu adalah ketika seseorang itu gampang banget ngerasain sesuatu gitu deh, baik bisa dijelasin maupun nggak. Kamu pasti ngerti lah arti sensitif. Pada lulus sekolah kan? Nah, yang mungkin kamu belum tahu, ternyata sensitif itu ada macem-macem lho! Berikut adalah 6 jenis sensitif!

1. Sensitif Positif

Sensitif jenis ini biasanya sering terjadi dengan orang yang memang pada dasarnya mempunyai perasaan yang halus dan mempunyai empati yang tinggi terhadap sesuatu. Ini bukan berarti orang itu cemen lho. Sebenernya ini justru malah bagus. Sensitif yang positif ini pada dasarnya bawaan dari lahir sih.

Contoh: Temen kamu yang mudah terharu atau berempati apabila melihat orang lain susah. Bawaanya pengen bantuin orang lain terus deh. Salut banget deh sama yang kayak gini.

2. Sensitif Normal

Ini yang sering terjadi dengan kebanyakan orang. Sensitifnya tingkat normal lah. Cuma sensitif pada hal yang emang pada dasarnya harus disensitifin aja. Eh, ngerti kan ya maksudnya?

Contoh: Ya misalnya kamu hanya akan membantu seorang temen yang emang masalahnya berat banget. Kalo masalahnya biasa aja, kamu pura-pura gak tau.

3. Sensitif Negatif

Ini merupakan jenis sensitif yang sungguh tidak baik, karena tipe yang ini adalah tipe yang tidak mempunyai rasa toleransi sama sekali. Bisa karena memang gak punya perasaan, gak peka, atau memang sudah bawaan lahir yang membuat mereka tidak sadar diri.

Contoh: Si Budi mengetahui kalau ibunya Si Tono meninggal, namun Si Budi memaksa Si Tono untuk nemanin dia main PlayStation karena Si Budi lagi stress abis diputusin pacar, Si Tono tidak bisa karena harus ke acara pemakamam ibunya, Si Budi marah dan tidak mau berteman lagi dengan Si Tono. Kalo sampe ada yang kayak gini sih gampar aja.

4. Sensitif Berlebihan

Ini merupakan jenis sensitif yang sudah tergolong sebagai penyakit jiwa. Biasanya orang yang sensitif berlebihan ini akan merasakan dan memikirkan sebuah hal yang kalo sama orang normal sih gak bakal dipikirin sama sekali. Pokoknya mereka bisa membuat hal apapun seolah-olah ada hubungannya sama dia deh.

Contoh: Kamu lagi makan siang di restoran sama temen kamu yang sensitif berlebihan. Tiba-tiba dia ngerasa orang yang duduk di meja sebelah kamu lagi ngomongin dia, dan kayaknya berencana mau ngebunuh dia. Penyebabnya? Gak ada, cuma karena orang yang duduk di meja kamu gak sengaja ngeliatin dia sambil ngobrol sama pasangannya.

5. Sensitif Terlalu Percaya Diri

Ini adalah tipe orang yang sensitifnya salah dan membuat dia jadi terlalu percaya diri atau dengan kata lain kegeeran.  Orang-orang tipe ini biasanya adalah orang-orang yang berpikiran sangat positif, namun biasanya suka  bikin males karena mereka suka menganggap dirinya keren banget dan digila-gilai semua orang.

Contoh: Kamu lagi jalan di mal sama temen kamu yang memiliki sifat sensitif terlalu percaya diri. Gak sengaja dompetnya jatuh trus ada cewek yang ngasih tau. Setelah itu dia langsung bilang sama kamu:

Ih, tuh cewek pasti suka banget tuh sama gue. Perhatian gila. Gue ajak kawin mau kali ya?

Males juga kan.

6. Sensitif Tidak Jelas

Ini adalah jenis sensitif yang gak jelas banget deh. Munculnya cuma kadang-kadang, trus hal yang disensitifin juga suka gak jelas gitu deh.

Contoh: Cewek yang lagi PMS.

Demikianlah jenis – jenis sensitivitas menurut MBDC, kalau kamu tergolong jenis yang mana?

Other Post