Pocong Perawan: Sebuah Ide Untuk Sineas Indonesia

Pagi ini MBDC dikejutkan dengan beredarnya sebuah poster dan trailer film Indonesia yang akan segera tayang di bioskop-bioskop kesayangan kita dalam waktu dekat.

Astaga! Film apa itu? Sungguh brilian sekali tampaknya. Apalagi setelah MBDC tahu kalau film itu adalah buatan KK Dheeraj. Kami pikir puncak karier dan pembuktian kecerdasan KK Dheeraj sudah tercapai lewat film Arwah Kuntilanak Duyung, tapi ternyata kami salah! KK. Dheeraj has outdone himself again and again. Setiap kali KK buat film baru, ternyata filmnya jauh lebih cerdas dibandingkan film-film sebelumnya yang sudah sangat cerdas itu. Salut banget! *serta-merta berdiri sambil tepok tangan keras-keras*

MBDC pun semakin bangga dengan KK. Dheeraj, apalagi sebagai salah satu statusnya sebagai salah satu sutradara/produser film Indonesia yang paling produktif. Gila, dalam setahun bisa berapa kali KK bikin film? Semuanya pun cerdas-cerdas dan terbilang sukses secara komersial. Apa sih rahasianya?

Menurut MBDC, kesuksesan KK. Dheeraj terletak pada kemampuan KK. Dheeraj dalam memanfaatkan momentum dan menemukan formula yang paling disukai rakyat Indonesia, kemudian memadukannya ke dalam film-filmnya. Contohnya ya lewat film Kung Fu Pocong Perawan ini. KK berhasil memadukan dua hal yang paling bepotensi mendatangkan penonton, yaitu: Pocong dan Perawan!

Kita semua tahu bahwa Pocong adalah salah satu hantu yang paling populer di Indonesia, dan Perawan… yah… siapa sih yang nggak gemes-gemes lucu sama perawan? Buat sebagian besar rakyat Indonesia, kata “perawan” itu selalu membuat yang mendengarnya merasa pengen nge… jagain. MBDC sih begitu. Nggak tau deh kalo kamu.

Secercah ide pun langsung terbersit di dalam pikiran MBDC. Kenapa para sineas Indonesia nggak berusaha mengambil pelajaran dari kesuksesan KK. Dheeraj ini, sih? Dijamin film-filmnya pasti laku, karena toh formula ini yang terus dicari oleh penonton Indonesia, kan? Buktinya film-film KK sukses terus. Ngapain bikin film yang temanya dalem, filosofis, diangkat dari sejarah atau sok-sok silat-silat keren gitu. Basi ah, sukses juga belum tentu.

Sekarang pikir aja sendiri deh, kalau para sineas itu udah repot-repot bikin film nggak pake tema-tema yang diangkat KK, dan penonton belum tentu berbondong-bondong nontonin, bisa-bisa filmnya jadi nggak untung kan? Terus gimana mau bikin film berikutnya kalau modal aja nggak balik? Kasian banget sih. Makanya menurut MBDC, udah mulai sekarang nggak usah bikin film-film yang temanya aneh-aneh lagi. Supaya perfilman Indonesia sukses dan negara tercinta kita bertabur sineas-sineas yang produktif dan selalu berkarya (seperti KK), mendingan sineas Indonesia memasukan “formula sukses” itu ke dalam film-filmnya.

MBDC yakin, dengan “formula sukses” tersebut, film-film Indonesia bakalan lebih banyak penontonnya. Ini sekedar ide saja ya, buat para sineas Indonesia, khususnya yang film-filmnya baru akan beredar. Mungkin masih ada waktu untuk mengubah konsepnya, supaya bisa menjual! Kalau yang udah kelewat beredar sih ya sudahlah, mau diapain lagi. Kita di sini cuma ngasih saran kok.

Berikut ide MBDC, terinspirasi dari kesuksesan KK. Dheeraj, untuk film-film Indonesia yang akan segera beredar:

Keumala Si Pocong Perawan

Sinopsis:

Seorang fotografer playboy menemukan objek foto baru yang sangat menarik hatinya. Keumala. Sesosok perempuan cantik yang selalu muncul dengan misterius di saat sang fotografer kehabisan ide foto. Yang tidak diketahuinya, Keumala bukanlah sesosok perempuan cantik biasa. Ia lebih sering terlihat mengenakan kain kafan di saat tidak sedang dipotret. Bukan hanya itu saja, Keumala juga ternyata masih perawan. Dapatkah kisah cintanya dengan fotografer playboy tersebut berlanjut?

Dilema Pocong Perawan

Sinopsis:

Tersebutlah lima Pocong Perawan yang sudah menghantui Jakarta selama bertahun-tahun. Pengalaman gentayangan mereka membentuk karakter yang berbeda di antara kelimanya. Ada pocong yang sukses, namun ada pula yang jadi pecundang. Namun kisah hidup mereka tidak terlepas dari dilema-dilema yang mereka alami sebagai hantu ibukota.

Pocong di Negeri 5 Menara Perawan

Sinopsis:

Sesosok pocong tersesat di sebuah negeri antah berantah yang dikelilingi oleh lima menara. Masing-masing menara tersebut dihuni oleh seorang perawan yang dikurung oleh sebuah kekuatan jahat yang tidak diketahui rimbanya. Akankah sang pocong menyelamatkan para perawan di dalam menara tersebut? Ataukah ia akan bergabung dengan kekuatan jahat?

Modus Anomali: Pocong Perawan

Sinopsis:

Ketika pocong mendadak bangkit dari kuburnya, ia terkejut ketika mengetahui bahwa ia berada di tengah hutan. Padahal, seingatnya, ia dikubur di tengah kota. Ia pun berusaha mencari jejak untuk bisa kembali ke kuburan asalnya. Siapa yang sebenarnya meletakkan sang pocong di tengah hutan? Apa pula hubungan semua ini dengan lembar demi lembar kertas bertuliskan “perawan” yang ia temui di mana-mana? Siapa yang perawan sebenarnya?

Serbuan Maut Pocong Perawan (a.k.a The Raid of Virgin Shrouded Ghost)

Sinopsis:

Sebuah apartemen di Jakarta yang dihuni oleh para preman dan pengedar narkoba belum pernah sekalipun digerebek atau tersentuh oleh kekuatan hukum. Namun, hal itu tidak berlangsung lama, sekelompok Pocong yang mati sebelum sempat bercinta dipimpin oleh Pocong Perawan nomor wahid (diperankan oleh Iko Uwais), memutuskan untuk menyerbu apartemen tersebut dengan kekuatan lompatan-lompatan maut mereka, untuk menjadikannya tempat bercinta. Selamanya sampai akhir hayat.

Apakah kamu punya usul lain untuk sineas-sineas berbakat kita? Boleh kok dishare.

Other Post