Bara Asmara bersama Neng Dara: Menjaga Hubungan Bobo Persahabatan yang Ideal

Tanya:

Niatnya sih fuck buddy-an ,tapi sialnya selama 10 bulan jadi main hati… Mencoba mengatasi dengan cari fb lain, tapi gak ada yang qualified. Mau cari pacar, tapi gak ada yg eligible…  The point is: kenapa gak bisa jadi fuck buddy aja sih? Ini main hati kok gak ilang2? Irritating sekali!

- Jeng

Jawab:

Oke oke. Sebelum Neng Dara jawab pertanyaan dari Jeng, sebelumnya Neng mau minta muuph dulu ya. Eh salah deng, met taun baru dulu begitu. Bagaimana, perasaan kamu memasuki tahun baru 2012 ini? Yang tahun kemarin kehidupan percintaan dan perhoohannya sejenis suram-suram penuh gundah gulana, semoga tahun ini secercah cahaya datang menyambangi, ya. Nah kalau yang tahun kemarin cukup gemilang dalam segi percintaan dan perhoohan, semoga tahun ini kamu mendapat kesempatan lebih banyak lagi untuk ho oh dan cinta-cintaan. Oh iya minta muuph-nya karena Neng rada telat jawab pertanyaan kamu, Jeng. Menyambut pergantian tahun kemarin banyak banget janji perhoohan yang mesti dituntaskan, jadi gitu deh… bahkan sampai jari pun pegel-pegel dan susah dipakai untuk mengetik.

Baiklah. Mari kita jawab pertanyaan si Jeng, yang sesungguhnya ini adalah pertanyaan yang sangat bagus sekali ya. Kalau bisa Neng rangkum kira-kira inilah yang Jeng tanyakan:

  1. Bagaimana caranya menjaga hubungan fuck buddy yang ideal alias hubungan bobo-bobo persahabatan?
  2. Apa yang Jeng mesti lakukan dengan rekan bobo persahabatan Jeng yang tanpa dinyana telah mencuri hati Jeng?

Jadi, Gimana Caranya?

Bobo-bobo persahabatan alias fuck buddy adalah jenis hubungan yang berdasarkan asas manfaat dan tentunya persahabatan. Ini beda loh ya sama TTM alias Teman Tapi Mesra. Kalau dalam hubungan TTM biasanya kamu butuh dia buat nemenin nonton, curhat-curhatan sambil ndusel-ndusel dan usap-usap kepala, atau ya kadang-kadang cipok-cipok dikit dan sejenisnya kalau emang keterusan. Sementara hubungan bobo-bobo persahabatan biasanya lebih straight forward. Kamu bukannya ketemu dia pas janjian nonton film bareng di bioskop, tapi ketemunya ya sesudahnya. Kalau pun kamu mau nonton sama si “sahabat” kamu itu, bukan karena pengen ketemuan dan mesra-mesraan, tapi ya karena filmnya emang bagus aja dan kamu pengen nonton, trus pulangnya bisa sekalian indehoy. Ndusel-ndusel? Ya gak lah bro, masa sama sohib sendiri ndusel-ndusel. Jadi coba ya dibedakan dengan jelas perbedaan antara bobo-bobo persahabatan dan TTM.

Bobo-bobo persahabatan ini juga beda loh ya sama hubungan cinta satu malam alias satu malam berdiri alias one night stand. Kalau one night stand kamu kan cuma sekali aja bobo sama dia, dan kadang-kadang juga kejadiannya kebetulan aja. Baru ketemu, terus sama-sama suka, terus ya udah lah ya gitu ya. Besokannya namanya udah lupa. Kalo bobo-bobo persahabatan ini ya dia kan temen kamu, jo. Seringnya juga satu tongkrongan. Jadi hubungan ini, tergantung kesepakatan, bisa berlangsung berbulan-bulan. Atau ada juga yang sampai salah satunya punya pasangan sendiri, begitu.

Nah terus gimana caranya ngejaga supaya hubungan bobo-bobo persahabatan ini tetap ideal? Tentunya dengan cara mengikuti aturan yang berlaku, Jeng. Aturan-aturan ini penting banget, kalau dilanggar akibatnya bisa runyam. Ya kayak yang sedang Jeng rasakan saat ini lah, bingung-bingung gitu. Aturan-aturan bobo-bobo persahabatan itu adalah sbb:

1. Pastikan Kedua Belah Pihak Menyetujui Pola Hubungan Bobo-bobo Persahabatan Sebelum Memulainya.

Ini penting banget, Jeng. Tentunya untuk mencegah kesalah-pahaman, ya. Nggak enak loh, apalagi sama temen sendiri. Pastikan kalau kedua belah pihak sepakat akan pola hubungannya, dan masing-masing udah tau konsekuensinya. Dari awal udah ditegasin bahwa hubungannya adalah hubungan perboboan semata, dan hubungan ini juga bukanlah hubungan TTM dimana kalian memposisikan diri untuk nyaman mesra-mesraan, dan ndusel-nduselan. Di luar kegiatan perboboan, kalian tetap teman seperti biasa. Ini emang susah, jadi kalau emang ada salah satu pihak yang merasa ragu, mendingan nggak usah aja sekalian.

2. Hindari Bobo Bersama Beneran Setelah Kegiatan Perboboan.

Super duper pentingnya. Jadi gini, setelah kamu melakukan kegiatan perboboan bersamanya, pamali banget buat melanjutkannya ke jenjang bobo bersama beneran atau yang sering juga kita sebut dengan zzzz. Lebih parah lagi kalau kamu sampai nginep-nginepan bareng. Ba-ha-ya, Jeng! Kenafa? Ini karena saat kamu bobo di sampingnya, deket-deketan gitu, saling mendengar napas masing-masing, nah apalagi sampai besok paginya, bakalan memancing produksi hormon oxytocin di tubuh kalian yang menimbulkan perasaan sayang dan nyaman. Before you know it, besokannya kamu kangen. Parah.

3. Hindari Memberikan Julukan Sayang

Julukan sayang atau pet name selain cukup ganggu didengar orang, ternyata juga bisa membuat kamu merasa punya kedekatan khusus dengan si dia. Ini beneran loh, Neng pernah baca penelitian yang menunjukkan kalau kamu ngasih nama ke barang-barang yang kamu punya (misalnya mobil kamu, gitar kamu, dst), kamu akan merasa punya sense of belonging dan attachment yang lebih terhadapnya. Akibatnya kamu jadi susah kehilangan, dan nyariin kalau dia nggak ada. Yak benar sekali-sekali saudara-saudara, ujung-ujungnya kangen lagi. Ck ck ck.

4. Ketemu Seperlunya Aja

Bukan berarti kamu cuma boleh ketemu kalau lagi pengen melangsungkan kegiatan perboboan loh, ya. Biar bagaimana pun dia kan temen kamu, jadi sudah sewajarnya lah kalau kalian sering bertemu. Tapi ya di luar kegiatan perboboan, nggak usah lah berdua-duaan melulu. Itu mah namanya cari alesan aja buat memelihara perasaan nyaman yang pelan-pelan tumbuh di antara kalian berdua. Amannya sih emang kalau kalian ketemuan di luaran, ya sekedar buat hang out aja gitu, ketemu rame-rame bareng temen-temen kamu yang lain. Lah terus kalau emang pengennya berduaan aja gimana? Ya itu mah makanya cari pacar, Jeng. Atau telpon aja TTM kamu, sana.

Terus Sekarang Mesti Gimana Dong?

Jadi ceritanyaan udah ada feeling yang muncul ya? Yah itu mah udah namanya nasi sudah menjadi bubur ayam, Jeng. Mending dipake buat sarapan aja daripada mubazir, ya gak? Pacarin gih! Kalo kata peribahasa mah, love is rare, Jeng, when you found it, grab it! Bingung-bingung banget, deh!

Punya pertanyaan untuk Neng Dara? Silakan tanyakan di sini!