Hal-Hal yang TIDAK Boleh Ada di Sinetron Kamu

Jadi akhir pekan ini akhirnya kamu mau mencoba membuat cerita untuk sinetron pertama kamu. Kamu memutuskan, inilah saatnya untuk jadi kaya raya dan menguasai dunia. Nah, sebelumnya kan kamu sudah belajar hal-hal penting yang harus ada di sinetron kamu. Pertanyaannya, apakah kamu sudah tahu hal-hal yang TIDAK boleh ada di sinetron kamu? Simak artikel berikut ini!

1. Cerita yang Menarik dan Orisinil.

Jadi ceritanya, cerita pertama yang kamu tulis untuk sinetron kamu adalah cerita tentang sebuah keluarga yang disfungsional dan setiap karakternya sungguh kompleks dan... STOP! Biarpun kamu merasa bahwa cerita tersebut layak dapat Emmy Awards, tapi kamu harus ingat bahwa kamus sedang bikin sinetron, bukan award-winning-TV series. Cerita sinetron HARUSLAH merupakan sebuah cerita cinta antara dua insan. Seperti yang sudah kita bilang sebelumnya, rumusnya kurang lebih begini:

(Cowok + Cewek) x 200 Episode

Lagipula, penonton tiap hari duduk manis di depan TV, nonton sinetron kesayangannya buat apa? Ya buat liat para pemainnya lah! Yang penting ada karakter yg penonton bisa kasian dan ada yang bisa disebelin. Siapa peduli sama cerita. Apalagi sama yang ribet-ribet. Kalo mau ribet, belajar fisika-quamtum aja daripada nonton sinetron.

2. Kemampuan Acting yg Memadai

Dari artis-artis yang kamu cari, ingetlah yang paling penting itu adalah kecantikan/kegantengannya. Kemampuan acting itu nomer sekian. Yang penting bisa nangis sama bisa melotot, pasti bisa deh main sinetron. Kalo nggak bisa nangis bisa diatur lah, mungkin sebelom shoot dijejelin insto dulu ato disuruh ngiris bawang.

Artis kamu minta waktu untuk mendalami karakter selama 1 bulan? Gak bisa, kelamaan! Itu sama sekali gak ideal buat shooting sinetron. Susah kerja sama orang begitu. Yang penting dia bisa ngafalin dialog secara cepet ajah. Biasanya sih yang jago hafalan tuh anak IPS, jadi mending cari artis yang pas SMA anak IPS ajah.

3. Akal Sehat dan Rasionalitas

Jagoan ceritanya lagi dikejar-kejar sama maling yang masuk ke rumahnya. Kemana dia harus lari?

a. Ke luar dan teriak minta tolong

b. Masuk ke kamar dan kunci kamarnya

Tentu saja jawabannya B! Kalo A, nanti bisa-bisa dia selamat, gak seru ceritanya. Lebih baik B, dimana dia terjebak bersama maling dan berpotensi menghadapi kemalangan-kemalangan yang bisa bikin penonton makin kasian sama dia atau kesempatan buat si Love Interest untuk unjuk otot dan menghajar si maling. Atau dia kena bacok sama maling, terus jadi tambahan 10 episode lagi cerita tentang dia masuk rumah sakit.

Nah, logika semacam inilah yang harus bisa kamu masukkan di cerita kamu. Ya sekarang gini deh. Cerita cinta antara cewek sama cowok biasanya bisa dijadiin satu film 90 menit kan? Nah,  gimana caranya cerita yang harusnya 90 menit itu bisa jadi 12,000 menit? Itulah pentingnya kamu membuat konflik-konflik tanpa akal sehat dan rasionalitas, yang penting cerita kamu jadi panjang!

Nah, dengan guide ini maka seharusnya lengkap sudah pengetahuan kamu dalam menulis cerita sinetron. Selamat mencoba!