Bara Asmara bersama Neng Dara: Menyikapi Cowok yang Seenaknya

Tanya:

Halo Neng Dara. Aku langsung aja ya. Gini, aku punya 'temen' cowok yang udah aku kenal selama 5 tahun. Kita awalnya nggak deket tapi lama kelamaan kita jadi sering ngobrol dan bisa berlangsung sampai berjam-jam. Kita bisa ngomonongin apa aja. Tapi sayangnya kita juga sering berantem, karena memang kepribadian kita sangat berbeda. Pada suatu hari tiba-tiba dia bilang, kurang lebih, “Gue suka sama lo lebih dari temen. Tapi gue nggak mau pacaran sama elo karena gue rasa kalau kita pacaran sekarang, kita nggak akan bertahan lama”. Dia pengen kita jadiannya umur 25-27an gitu. Dia bilang gue boleh pacaran sama siapapun, asal di umur 25-27 itu, gue putus. Tapi itu juga pada akhirnya menjadi keputusan bersama. Kalau gue nggak mau dia nggak maksa..Gue nggak tau mau bagaimana. Karena di satu sisi gue juga suka sama dia dan gue juga nggak mau komit sama siapapun sekarang. Tapi di sisi yang lain gue kesel itu orang seenaknya aja bikin peraturan. Sampai sekarang gue cuma bilang 'terserah, nggak peduli, terserah gue, gue mau jadian sama siapa nanti'. Mungkin Neng akan berpikir kalau 'temen' gw itu main-main, tapi sahabatnya yang udah kenal dia sampai sedalam-dalamnya, tau kalau dia udah mutusin sesuatu, pasti dia laksanakan. Dan sahabatnya selalu bilang kalau dia nggak main-main. Apa yang diucapin sama dengan yang dia ucapkan ke gue dan sahabatnya. Gue bisa percaya karena sahabatnya adalah teman dekat gue juga. Kenapa dia milih umur segitu, itu karena dia pengen serius, dia bilang, dia merasa bahwa gue adalah pasangan hidup dia. Yang gue masih bingung adalah gimana caranya gue menyikapinya. Gue mau denger saran dari Neng dan gw pernah denger ada yang bilang kalau cowok lebih peka akan jodoh dia daripada cewek. Menurut Neng apa itu bener? Terimakasih ya Neng. – Miss R.

Jawab:

Miss R, kamu tampaknya sedang sangat dirundung bingung sekali ya. Baru kali ini Neng nerima surat yang panjang lebar begini. Tapi bahiklah, akan Neng coba jawab pertanyaan kamu yah. Dari curhat kamu itu kalo Neng bisa ambil intisarinya kira-kira ada dua pertanyaan:

  1. Gimana cara menyikapi sikap temen cowokmu yang seenaknya itu?
  2. Apakah cowok lebih peka akan jodoh daripada cewek?

Jadi, Gimana Caranya?

Ceritanya si temen cowok kamu ini cuma mau pacaran sama kamu kalau kalian berumur 25-27 tahun. Nah emangnya sekarang umur kamu berapa? 21 tahun? 17 tahun? Semoga nggak 12 tahun ya, karena Neng jadi waswas gimana gitu kalo ada anak di bawah umur yang baca kolom Neng Dara di MBDC.

Tapi ya intinya, jangan kuatir lah, Miss R. Kalau dia nggak pengen pacaran sama kamu sekarang, ya nggak usah juga dipaksain ya kan? Bikin nggak hepi. Lagian, dia sendiri yang rugi, beneran deh. Kenapa Neng bilang dia yang rugi? Karena sebenernya Neng tu paling nggak ngerti sama orang-orang yang ragu-ragu gitu ngelakuin sesuatu yang dia sukai. Kalau kamu suka sesuatu, jalanin aja, gak usah keburu takut duluan sama ini itu. Ada satu quote yang Neng suka banget, dari Sydney J. Harris, seorang jurnalis kenamaan gitu. Katanya:

"Regret for the things we did can be tempered by time; it is regret for the things we did not do that is inconsolable."

Kurang lebih artinya, kamu bisa aja nyesel gara-gara sesuatu yang sudah kamu perbuat. Tapi penyesalan itu akan mereda seiring dengan berjalannya waktu. Nah, nyesel karena kamu nggak ngelakuin hal yang ingin kamu lakuin itu yang gak bakal ilang sampai kapan pun. Bikin penasaran, bikin pundung, dan waktu pun gak bakal bisa diputar kembali.

Jadi kalo Neng bilang mah ya, yaudah sih biarin aja si temen cowok kamu itu yang gak mau ngambil kesempatan buat sama-sama kamu dan memanfaatkan sebanyak-banyaknya waktu dengan orang yang dia suka. Mending kamu fokus aja sama hidup kamu, cari gebetan sebanyak-banyaknya, dan menikmati hidup sebisanya.

Apakah cowok lebih peka akan jodoh?

Gak banget. Kamu pikir itu kenapa Wali Band punya lagu yang judulnya Cari Jodoh? Karena mereka gak peka aja. Jangankan peka sama jodoh, ngadepin cewek yang lagi PMS cowok seringnya lemotnya pol. Kalo cowok segitu pekanya sama jodoh, gak bakalan ada tuh cowok-cowok kasian yang saban malam minggu merenungi nasib, atau bolak-balik ngebaca artikel MBDC gara-gara gak ada gebetan buat di ajak jalan. Neng kenal banyak tuh makhluk-makhluknya. Intinya Miss R, jodoh tu emang gak bisa ditungguin atau direncanain, seringnya malah gak bakal kejadian. Jadi selamat berburu jodoh, ke padang datar, semoga tak dapat rusa belang kaki.

Punya pertanyaan untuk Neng Dara? Tanyakan saja di sini!

Other Post