Mengukur Kegalauan Lewat Lagu-lagu Betharia Sonata

Kamu diselingkuhin pacar, temen-temen kamu pergi melancong ke pulau seribu tapi kamu gak diajakin, udah 2 bulan gak ada yang #FF kamu, boro-boro ada yang DM. Lantas kamu tiba-tiba berpikir… astaga, inilah arti galau yang sesungguhnya. Oh malangnya nasibku ini… oh aku sangat galau!

Tunggu dulu, saudara! Sebelum kamu mulai jumawa, merasa galau dan mulai nge-tweet nggak jelas tentang kegalauanmu. Coba tanyakan pada dirimu sendiri, apa benar kegalauan yang kamu rasakan itu adalah kegalauan yang hakiki? Apakah kamu benar-benar berhak menyandang gelar galau?

Menurut MBDC, belum afdol dan belum sah kalo kamu belum mengukur kegalauanmu lewat lagu-lagu Betharia Sonata. Pasalnya, Mbak Betharia ini meskipun namanya mencirikan sesuatu keriaan, namun dia lah sesungguhnya bentuk kegalauan hakiki. Bahkan, tahun 1988, lagu-lagu Mbak Betharia menjadi salah satu alasan pemerintah mengeluarkan peraturan yang melarang peredaran lagu-lagu galau. Alasannya, karena ya bikin tambah galau, jo. Orang yang galau berkepanjangan suka males sekolah, males kerja, ya kaya kamu-kamu itulah.

Hati Yang Luka

Menurut lagu Hati Yang Luka, kamu baru boleh galau kalau pacarmu sungguhlah jahat sampai-sampai meninggalkan tanda merah di pipi. Bukan, bukan oleh gincu, Namun semacam KDRT, begitu. Kalau udah begitu, berhak banget kamu jadi galau. Sekalian lapor polisi juga yah kalau sampai dipukulin begitu. Nggak baek.

Kau Salah Sebut Namaku

Kalau pacarmu salah sebut nama kamu, kamu berhak banget buat galau, jo. Sah, kalau kata Mbak Betharia. Ya iyalah, perih banget gitu, misalnya kamu namanya Dinda, ya jangan sampai lah pacar kamu tiba-tiba manggil kamu Dadang. Sekali lagi, perih!

Seandainya

Jadi lagu Seandainya ini bercerita tentang kesedihan Mbak Betharia yang cintanya nggak direstui, oleh ortunya kayaknya. Akhirnya, dia dan sang kekasih jadi nggak bisa sama-sama. Sedih banget, asli. Kalau kamu lagi ada di posisi ini, beneran deh kamu berhak banget sama kegalauan kamu. Kita turut sedih ya *pukpuk*.

Satu Tanda Tangan

Ini lagu juga sedihnya total deh. Ceritanya Mbak Betharia ini dipaksa-paksa sama suaminya buat ngasih tanda tangan pada secarik kertas yang menyatakan kesediaannya untuk dimadu. Padahal Mbak Betharia nggak mau! Tega banget, sumpah. Nyesek emang kalau ada di situasi seperti ini. Dengan demikian, kamu sudah pasti berhak galau.

Jangan Ingin Menang Sendiri

Ini alasan galau yang sangat bisa dimengerti. Gimana sih perasaan kamu kalau pasangan kamu maunya menang sendiri? Apa-apaan sih? Katanya cinta, katanya sayang, katanya mau hidup bersama sampai jadi kakek-nenek. Terus kalau menang kok maunya sendiri aja? Menang kalah kita bersama dong, ah! Pokoknya galau!

Gimana, apakah kadar kegalauanmu hari ini sudah sesuai dengan ukuran Mbak Betharia Sonata? Kalau belum, teruskan usahamu ya! Nah, kalau udah bosen galau melulu, bilang-bilang kita ya, nanti kamu kita ajak-ajak kalau kita mau cari keriaan. Lebih seru, beneran.