Steve Jobs 1955 - 2011

Hari ini, dunia kehilangan salah satu inovator paling brilian di dunia, Steve Jobs. Steve Jobs adalah co-founder dari Apple, sebuah perusahaan yang mulanya membuat komputer, tapi sekarang sudah merambah ke dunia telekomunikasi dan hiburan dengan iPhone, iPad, dan iPodnya.

Untuk mengenang Steve Jobs, MBDC akan membuat list tentang warisan Steve Jobs buat kita semua.

Macintosh

Biarpun kamu gak menggunakan produk Apple, kamu harus berterima kasih sama produk yang satu ini. Macintosh adalah personal computer pertama yang sukses di pasaran. Sebelumnya, komputer itu hanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan dan bahkan produsen komputer besar seperti IBM gak tertarik untuk membuat komputer buat pengguna rumahan. Macintosh merubah pandangan itu sampe akhirnya komputer bisa masuk ke rumah-rumah seperti sekarang ini.

iPod 

iPod bukan MP3 player pertama, tapi merupakan MP3 player pertama yang sukses besar di pasaran. Dari tahun 2001 sampe sekarang, udah ada 300 jutaan iPod yang terjual. Kayaknya sih iPod merupakan MP3 player pertama (dan mungkin satu-satunya) yang memiliki gengsi dan kebanggaan tersendiri kalo dimiliki dan dibawa kemana-mana. Nama iPod sendiri sudah jadi ekivalen terhadap music player. Kayaknya kebanyakan orang sekarang kalo ngomong MP3 player bakal ngomongnya iPod.

iPhone 

Biarpun kalo di Indonesia pamornya masih kalah sama Blackberry, tapi iPhone adalah produk yang sangat spesial. iPhone adalah smartphone paling populer di dunia. Biarpun touchscreen bukan hal baru di telepon genggam, tapi iPhone membuat trend ini. Sebelumnya handphone touchscreen kebanyakan bikin frustasi. Biasanya layarnya gak responsif atau lebih parahnya, harus pake stylus. Tapi dengan iPhone, semuanya berubah. Layar sentuh jadi responsif! Layar sentuh jadi seksi lagi. Belum lagi tentang aplikasi 3rd party yang bisa dibeli dari App Store yang membuat handphone semua orang bisa berbeda-beda.

iPad

Apa mainan anak jaman sekarang? Nintendo? Gamewatch? Coba jalan-jalan ke mall dan liat apa yang anak-anak kecil sekarang mainin. Yep, iPad. Pastinya banyak di antara kamu yang kesel banget ngeliat anak masih di kereta dorong udah pencet-pencet iPad. Apapun pandangan kamu tentang iPad, produk yang satu ini sudah merubah dunia. Mulai dari anak kecil sampe orang tua semua bisa menggunakan iPad. Tiba-tiba ada sebuah produk yang relevan bagi segala usia. Buat anak kecil, mungkin iPad berarti mainan. Buat businessman, iPad mungkin berarti alat untuk presentasi. Buat para orang tua yang memiliki anak kecil, iPad bisa berarti alat untuk mengajarkan anak mereka sesuatu. Pencapaian yang hebat banget sih buat sebuah produk yang awalnya banyak dikatain orang.

Pixar

Kamu suka Toy Story? Monster, Inc? Ratatouille? Up? Berterima kasihlah sama Steve Jobs. Pixar tadinya dimiliki oleh George Lucas (yang bikin Star Wars) tapi Pixar gak sukses. Mereka hampir bangkrut, tapi Steve Jobs kemudian menjadi CEO mereka. Steve Jobs lah yang kemudian membawa Pixar menjadi sebuah perusahaan film animasi dan menghasilkan Toy Story yang sukses besar. Selama di Pixar, Steve Jobs terkenal tidak pernah mencampuri urusan kreatif pembuatan film. Dia mempercayakan hal tersebut pada orang-orang yang memang sangat mengerti bidangnya. Inilah kenapa film-film Pixar jadi bagus banget. Hal inilah yang harusnya ditiru oleh para produser film.

Pelajaran Hidup

Steve Jobs bukan orang yang sempurna. Selama hidupnya, dia banyak juga berbuat kesalahan. Di masa mudanya, dia terkenal sebagai orang yang arogan, gak pernah mau dengerin orang, dan banyak hal-hal jelek lainnya. Tapi kemudian dia pernah jatuh. Dia dikeluarin dari Apple, perusahaan yang dia bangun. Apa yang dia lakukan? Kebanyakan orang mungkin bakal nangis di pojokan kamar. Tapi gak begitu halnya dengan Steve Jobs. Dia bikin perusahaan baru dan beberapa tahun kemudian dia kembali ke Apple. Dan saat dia kembali, dia adalah Steve Jobs yang berbeda. Dia lebih dewasa, dia jadi lebih dengerin orang, dan yang jelas dia jadi lebih bijak. Dia memberikan contoh bahwa kita gak boleh menyerah sama hidup dan bahwa kita semua harus percaya sama apa yang kita lakukan. Dia mengajarkan kita semua bahwa kita semua gak boleh buang-buang waktu dan bekerja mengikuti kata hati kita. Dan dia gak cuma ngomong doang. Dia jelas-jelas memberikan contohnya.

Ini adalah quotes dari Steve Jobs saat berbicara di pidato wisuda Stanford University, tahun 2005.

No one wants to die. Even people who want to go to heaven don’t want to die to get there. And yet death is the destination we all share. No one has ever escaped it. And that is as it should be, because Death is very likely the single best invention of Life. It is Life’s change agent. It clears out the old to make way for the new. Right now the new is you, but someday not too long from now, you will gradually become the old and be cleared away. Sorry to be so dramatic, but it is quite true.

Your time is limited, so don’t waste it living someone else’s life. Don’t be trapped by dogma — which is living with the results of other people’s thinking. Don’t let the noise of others’ opinions drown out your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. They somehow already know what you truly want to become. Everything else is secondary.

MBDC gak pernah ketemu Steve Jobs, tapi karya Steve Jobs sangat mempengaruhi karya-karya MBDC sendiri. Kita ngedit video-video kita di Mac dengan menggunakan Final Cut Pro dan iMovie. Kita bikin website ini di iMac. Secara personal, seluruh kru MBDC merasa sangat kehilangan atas kepergian Steve Jobs.

Terima kasih Steve Jobs atas segala karya dan inspirasinya. Selamat beristirahat dengan tenang.