Cara Menawar

Untuk menginginkan sesuatu di dunia ini pasti bisa berhasil asal niat dan tahu caranya. Bahkan kamu bisa mendapatkan sesuatu dengan membayar lebih rendah dari harga awal. Menawar merupakan sebuah seni, bisa dipelajari. Untuk itu ada beberapa tips dan trik yang mungkin bisa berguna untuk kamu gunakan apabila mau menawar.

Nawar

Sebelum menawar suatu barang, kamu harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik supaya bisa berjalan lancar dan mendapatkan harga semurah mungkin. Beberapa hal yang harus diperhatikan :

  1. Jangan menunjukkan secara berlebih kalau kamu memang membutuhkan barang itu.
  2. Jangan mengesankan kamu membutuhkan barang itu dengan cepat saat itu.
  3. Kamu harus berkesan seolah-olah kamu memang mengerti tentang barang itu dan harga pasaran yang sedang berlaku saat ini.
  4. Buatlah kesan bahwa toko yang kamu masukin itu bukan toko pertama, tapi kamu sudah keliling ke banyak toko dan masih mencari barang dengan harga yang cocok.

Kalau sudah siap semuanya, kamu bisa melakukan penawaran dengan berbagai macam teknik

Teknik pura-pura pergi dulu

Teknik ini sebenarnya efektif digunakan untuk menawar di segala jenis tempat, dari nawar bajaj, ojek, suvenir, sampai nawar kain. Tapi kejelekan dari teknik ini adalah bahwa semua penjual sudah paham dengan trik ini. Tapi enggak ada salahnya juga kan untuk dicoba ?

Caranya begini :

  1. Kamu datang ke sebuah toko, lalu tawar barang yang kamu maksud.

    Tinggal 01
  2. Apabila si penjual masih memberi harga ketinggian dan belum sesuai dengan keinginan kamu, pura-puralah pergi dulu dari tempat dan kamu mau cari ke toko sebelah.

    Tinggal 02
  3. Biasanya gak lama kemudian penjualnya akan manggil kamu lagi dengan menyetujui harga yang kamu tentukan. Gotcha!

    Tinggal 03

Trik Kartu Nama

Ini sangat efektif digunakan apabila kamu sedang ingin membeli barang elektronik di pertokoan yang menjual barang sejenis. Yang kamu butuhkan cuma satu : bolpen. Anggep kamu mau beli sebuah TV. Langkah-langkahnya seperti berikut :

  1. Masuk ke salah satu toko, lalu tanya kepada penjualnya TV yang kamu inginkan, lalu tanya harganya. Anggep harganya 10 juta. Nah, setelah dial kasih tau harganya, kamu pura-pura mikir-mikir lagi, sambil minta kartu nama toko itu sebagai referensi. Bilang aja kamu akan telpon toko itu lagi kalau sudah ada keputusannya.

    Kartu nama 01
  2. Nah, setelah keluar toko itu, ambil bolpen, lalu tuliskan di kartu nama itu tipe TV yang kamu maksud beserta harganya. Tapi jangan tulis harga 10 juta seperti yang ditawarin di toko pertama tadi. Kurangin aja sedikit, tapi masih tetep masuk akal. Misalnya tulis aja di kartu nama itu 8.5 juta.

    Kartu nama 02
  3. Sekarang kamu tinggal cari toko korban. Cari toko yang agak jauh dari toko itu tapi masih dalam satu komplek pertokoan. Ini penting, karena pasti para pemilik toko di situ saling mengenal toko-toko saingannya.
  4. Begitu masuk toko korban itu, langsung tanya tipe TV yang kamu maksud.
  5. Trik dimulai sekarang. Apabila penjualnya menawarkan harga yang lebih tinggi atau minimal sama dengan toko pertama, yaitu 10 juta, kamu langsung mengeluarkan kartu nama sambil bicara ini :
    Wah pak, di toko ABC tadi saya nanya TV yang sama dikasih harga 8.5 juta doang. Nih, saya masih simpen kartu namanya (sambil menunjukkan kartu nama yang tadi). Turun dikit lah pak, kalau enggak saya tinggal telpon aja nih balik lagi ke toko sana. Tapi karena agak jauh, saya mendingan ambil sama bapak aja. Mau gak pak dilepas TVnya 8.5 juta….udahlah, samain aja sama toko sebelah…” 

    Kartu Nama 03
  6. Yang terjadi disini adalah si penjual toko itu percaya bahwa harga yang diberikan di toko pertama adalah 8.5 juta, karena ditulis diatas kartu nama toko tersebut. Hal ini lazim dituliskan para penjual barang apabila mencatat harga yang ditawarkannya.

    ending
  7. Dengan sedikit berdoa dan banyak keberuntungan, mudah-mudahan trik ini bisa berhasil dan kamu mendapatkan barang yang kamu inginkan dengan harga rendah.

Yang perlu diperhatikan

Kadang-kadang banyak juga toko yang berbeda tapi pemiliknya sama. Nah sebisa mungkin kamu jangan sampai masuk ke toko korban yang sama pemiliknya dengan toko pertama, karena bisa kebongkar semua trik menawar kamu ini. Untuk mengetahui mana toko yang sama pemiliknya atau bukan, kamu bisa lihat dari nama toko atau logo tokonya, apakah memiliki kemiripan atau tidak. Atau kamu bisa juga nanya ke toko pertama, apakah mereka membuka cabang lain juga di kompleks pertokoan yang kamu datangin itu.